Mitologi Yunani/12 Tugas Herakles/Tugas Kelima

Dari Wikibuku bahasa Indonesia, sumber buku teks bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Herakles mengalihkan aliran sungai untuk membersihkan kandang kuda raja Augeias.

Marah karena Herakles malah perg bertualang bersama para Argonaut, Euristheus memutuskan bahwa tugas kelima harus menjadi tugas yang plaing memalukan bagi Herakles. Tugasnya adalah membersihkan kandang kuda raja Augeias dalam waktu satu haru. Augeias adalah raja Elis dan memiliki banyak sekali hewan ternak. Herakles kemudian mendatangi raja Augeias dan menawarkan untuk membersihkan kandang kudanya dengan imbalan berupa sepersepuluh bagian hewan ternaknya. Augeias setuju saja karena dia merasa bahwa itu tak mungkin dapat dilaksanakan.

Tugas ini sangat sulit karena banyaknya istal yang ada di kandang itu, selain juga karena ukuran tempatnya. Pada akhirnya Herakles memutar otaknya dan berhasil membersihkan kandang kuda itu dengan cara mengalirkan aliran air sungai dari sungai Alfeus dan Peneios ke kandang kuda. Akan tetapi Augeias menolak membayar karena sang raja mengetahui bahwa Herakles ternyata melakukannya karena diperintah oleh Euristheus. Fileus, putra sulung Augeias, meminta ayahnya untuk menepati janjinya. Augeias marah dan mengusir Fileus, yang kemudian meninggalkan Elis dan bermukim di Dulikhium.

Marah karena Augeias melanggar janjinya, Herakles pun bersumpah untuk suatu hari nanti menyerang Elis, dan memang setelah menyelsaikan semua tugasnya Herakles membawa pasukan untuk menaklukan Elis. Augeias menyadari bahwa musuhnya begitu kuat dan dia pun bersekutu dengan jenderal Amarinkeus dan Moliones, keponakan Augeias. Untuk keterangan lebih lengkap mengenai konflik ini, lihat bagian Perang di Peloponnesos.

Ketika Herakles menghadap pada Euristheus seusai menjalankan tugasnya, Euristheus lagi-lagi menolak mengakui penyelesaian Herakles. Euristheus memberitahunya bahwa Herakles mesti melakukan tugasnya tanpa imbalan. Akibatnya Herakles pun memperoleh satu lagi tugas tambahan.


Deksamenos, raja Olenos (di Arkadia atau mungkin Akhaia), menjamu Herakels sebagai tamunya. Ketika di istana sang raja, Kentaur Eurition datang dan memaksa Mnesimakhe, putri Deksamenos, untuk menikahinya. Sebagai imbalan atas jamuannya, Herakles pun membunuh Eurition.