Mitologi Yunani/12 Tugas Herakles/Tugas Kesembilan

Dari Wikibuku bahasa Indonesia, sumber buku teks bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Herakles bertarung melawan para tentara Amazon.

Untuk tugas kesembilan, Euristheus menyuruh Herakles untuk mengambil sabuk Hippolite, ratu suku Amazon. Euristheus menginginkan sabuk itu untuk diberikan pada anak perempuannya, Admete. Tugas itu mengharuskan Herakles untuk pergi ke tanah suku Amazon, maka berangkatlah dia ke sana. Kemungkinan Herakles pergi sendiri atau bersama pahlawan Theseus dan Telamon. Suku Amazon sendiri merupakan suku petarung yang semua rakyatnya adalah perempuan, dan mereka jago bertempur.

Hippolite, ratu Amazon, memerintah di kota Themiskyra di mulut sungai Thermodon. Dia memiliki sabuk yang merupakan lambang kepemimpinan suku Amazon. Sabuk tersebut dulunya dimiliki oleh dewa Ares.

Ketika Herakles datang, sang ratu menyambutnya dengan ramah. Namun kemudian Hera muncul dan berusaha mengacaukan tugas Herakles. Menyamar sebagai salah seorang tentara Amazon, Hera menyebar rumor bahwa Herakles datang untuk menculik ratu mereka. Pasukan Amazon pun marah dan menyerang kapal Herakles. Mengira bahwa Hippolite menjebaknya, Herakles pun membunuh sang ratu dan mengambil sabuknya.

Berdasarkan beberapa penulis kuno, Antiope (Melanippe), saudari Hippolite, jatuh cinta pada Theseus. Antiope lalu meninggalkan sukunya dan pergi dari kota Themiskyra bersama Theseus. Antiope juga ikut membantu Herakles dan para anak buahnya ketika berusaha pergi dari wilayah suku Amazon. Beberapa lainnya mengatakan bahwa Theseus menculik Antiope.

Berdasarkan vers lainnya yang berbeda dari Apollonios, Herakles tidak membunuh siapapun dalam misi ini. Herakles meyergap dan menculik Melanippe (Antiope) saudari Hippolite. Herakles baru melepaskannya setelah Hippolite memberi tebusan berupa sabuknya.


Herakles melawan monster laut untuk menyelamatkan Hesione.

Dalam perjalanan pulangnya, dia lewat di Troya dan melihat bahwa Hesione, putri Troya, hendak dikurbankan pada monster laut kiriman Poseidon dan Apollo. Herakles menemui Laomedon, raja Troya, dan menyatakan sanggup untuk menolong Hesione asalkan Laomedon memberi imbalan berupa kuda abadi atau anggur emas. Laomedon setuju dan Herakles pun membunuh monster laut itu sehingga Hesione selamat. Namun Laomedon melanggar janjinya dan menolak memberi imbalan pada Herakles. Hal ini membuat Herakles murka, sehingga Herakles bersumpah untuk suatu hari nanti menaklukan Troya. Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai serangan Herakles ke Troya, silakan lihat Herakles: Menyerang Troya.

Berdasarkan Diodoros Sikolos, Herakles menyelamatkan Hesione dalam perjalanannya menuju Kolkhis bersama Iason dan para Argonaut.

Dalam perjalanan pulang seusai melaksanakan tugas ini, Herakles dicegat oleh dua bersaudara Poligonos dan Telegonos. Mereka menantang Herakles untuk bergulat. Herakle membunuh mereka dan meneruskan perjalanannya.