Lompat ke isi

10 Destinasi Wisata yang Menginspirasi/Pesona Arsitektur Masjid Agung Demak

Dari Wikibuku bahasa Indonesia, sumber buku teks bebas
Sisi Depan Utara Masjid Agung Demak

Masjid Demak adalah masjid tertua di Indonesia. [1]Masjid Agung Demak didirikan oleh Raden Patah bersama para Wali Songo pada abad ke-15.[2] Masjid ini telah mengalami perubahan dan perkembangan baik secara fisik maupun secara penyebutan dan fungsinya. Semula masjid ini merupakan Pondok Glagah Wangi asuhan Sunan Ampel dan Raden Patah. Kemudian pada tahun 1477 M, masjid dibangun kembali menjadi Masjid Kadipaten Glagah Wangi Demak. Dan selanjutnya pada tahun Tahun 1479 M, masjid beralih dari masjid kademangan menjadi masjid kesultanan. Masjid kesultanan Demak ini baru diresmikan pada 1506 M.[3]

Lokasi Masjid Agung Demak

[sunting]

Masjid Agung Demak berlokasi di Jalan Sultan Fattah No.57 Kampung Kauman RT 01 RW 01 Kelurahan Bintoro Kecamatan Demak Kabupaten Demak Provinsi Jawa tengah. Masjid dibangun diatas lahan seluas 12.752,74 m² dengan luas bangunan utamanya yaitu 537,5 m² dan luas serambinya 497 m2.[4]

Masjid Agung Demak kurang lebih berjarak sekitar 26 km dari Semarang, 25 km dari Kudus, dan 35 km dari Jepara.[5] Untuk sampai ke Masjid Agung Demak, kita dapat naik bus jurusan Semarang -- Jepara dan turun di sekitar alun-alun Demak. Masjid Agung Demak terletak di sebelah barat alun-alun Demak yang kadang disebut juga Simpang Enam Demak.

Di sekitar masjid ada pemakaman para raja Kesultanan Demak dan museum yang menyimpan barang-barang peninggalan Masjid Agung Demak seperti miniatur Masjid, saka guru masjid, dan pintu bledeg.[6]

Arsitektur Masjid Agung Demak

[sunting]

Arsitektur Masjid Agung Demak dipengaruhi oleh arsitektur Jawa Kuno pada masa kerajaan Hindu. [7]

Atap

[sunting]
Masjid Demak Tahun 1810

Atap Masjid Agung Demak berbentuk linmas yang bersusun tiga. Bentuk ini kadang ditafsirkan sebagai gambaran akidah Islam yakni Iman, Islam, dan Ihsan. [8]Ada juga yang berpendapat bahwa bentuk atap tumpang mirip dengan punden berundak. Hal ini menunjukkan hasil budaya lokal prasejarah di Indonesia.[9]

Interior

[sunting]
Interior Masjid Demak Tahun 1848

Bangunan utama Masjid Agung Demak berukuran 23,10 x 22,30 meter. Pada bagian depan ada ruang mihrab dengan berukuran 1,4 x 2,4 meter. Di sebelah utara Mihrab, terdapat Maksurah, yaitu sebuah bangunan dari kayu jati berukir sebagai tempat beribadah para raja atau pengguasa. Meski sudah mengalami beberapa kali renovasi, nuansa tradisional dari Masjid Agung Demak ini masih begitu kental. [10]

Di tengah-tengah ruang utama Masjid Agung Demak berdiri empat tiang utama yang disebut Saka Tatal atau Saka Guru. Keempat tiang kayu ini dibuat langsung oleh Walisongo. Tiang sebelah barat laut oleh Sunan Bonang. Tiang sebelah barat daya dibuat oleh Sunan Gunung Jati. Tiang sebelah tenggara dibuat oleh Sunan Apel. Sedangkan tiang sebelah Timur Laut dibuat oleh Sunan Kalijaga.[11]

Pintu utama Masjid Agung Demak yang berjumlah lima dapat ditafsirkan sebagai simbol lima rukun Islam. Adapun jendelanya yang berjumlah enam buah dianggap sebagai simbol dari enam Rukun Iman.[12]

Serambi

[sunting]
Serambi Masjid Agung Demak

Serambi Masjid Agung Demak berukuran 30 x 17 meter dengan delapan tiang kayu berwarna hitam dengan ukiran sulur dan tumpal. Konon tiang ini dibawa langsung dari keraton Majapahit.[13].Dari serambi Masjid Agung Demak ini kita bisa melihat menara masjid, yang terbuat dari baja, berdiri gagah di halaman masjid.

Menara Masjid Agung Demak

Rujukan

[sunting]
  1. [1], Jelajah Wisata Nusantara. (2017). (n.p.): Media Pressindo.hal 195.
  2. https://pariwisata.demakkab.go.id/?p=8829
  3. https://tirto.id/sejarah-masjid-agung-demak-pendiri-ciri-arsitektur-keunikan-gbjl
  4. https://masjidagungdemak.org/
  5. https://masjidagungdemak.org/
  6. https://museum.kemdikbud.go.id/museum/profile/museum%20masjid%20agung%20demak
  7. [2], Jelajah Wisata Nusantara. (2017). (n.p.): Media Pressindo.halaman 195-196.
  8. https://pariwisata.demakkab.go.id/?p=8829
  9. https://tirto.id/sejarah-masjid-agung-demak-pendiri-ciri-arsitektur-keunikan-gbjl
  10. https://travel.kompas.com/read/2021/07/08/102721027/sejarah-masjid-agung-demak-peninggalan-kesultanan-demak-yang-penuh-makna?page=2.
  11. https://pariwisata.demakkab.go.id/?p=8829
  12. https://tirto.id/sejarah-masjid-agung-demak-pendiri-ciri-arsitektur-keunikan-gbjl
  13. https://travel.kompas.com/read/2021/07/08/102721027/sejarah-masjid-agung-demak-peninggalan-kesultanan-demak-yang-penuh-makna