Lompat ke isi

10 Destinasi Wisata yang Menginspirasi/Wisata Kolam Sampuraga Si Anak Durhaka

Dari Wikibuku bahasa Indonesia, sumber buku teks bebas
WISATA KOLAM SAMPURAGA SI ANAK DURHAKA

Hai teman-teman Traveler!!! Kali ini kita akan membahas tentang destinasi wisata kolam yang terbentuk dari legenda kutukan seorang ibu terhadap Sampuraga si anak yang durhaka. Bagaimana destinasi wisata ini? Apa saja yang ada di destinasi wisata ini?, Semuanya akan diuraikan secara singkat dibawah ini :

Gapura Kolam Sampuraga
Kolam Sampuraga merupakan kolam air panas yang, menurut legenda, merupakan jelmaan dari Sampuraga, seorang anak durhaka. Sumber air panas di kolam ini konon muncul secara tiba-tiba setelah hujan lebat dan banjir besar yang terjadi akibat kutukan ibunya terhadap Sampuraga[1]. Destinasi wisata Kolam Sampuraga sudah cukup populer di wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel), khususnya di Kabupaten Mandailing Natal. Terletak di Desa Sirambas, Kecamatan Panyabungan Barat, lokasi wisata ini berjarak kurang lebih 12 km atau sekitar 15–20 menit perjalanan dari ibu kota kabupaten. Akses menuju lokasi pun cukup mudah, baik dengan kendaraan roda dua maupun roda empat.

Kawasan wisata Kolam Sampuraga memiliki luas sekitar ± 2 hektare dan berada di antara barisan perbukitan. Destinasi ini menawarkan atraksi wisata berbasis legenda Sampuraga dengan perpaduan keindahan alam serta fenomena geologi berupa air panas dengan temperatur yang bervariasi [2]. Suhu air panas di kolam ini diperkirakan berkisar antara 90–100 derajat Celcius, bahkan dapat mencapai 233 derajat Celcius di beberapa titik. Banyak pengunjung memanfaatkan air panas ini untuk merebus telur, kacang, atau mie instan yang kemudian dinikmati bersama keluarga sambil mendengarkan kisah kedurhakaan Sampuraga terhadap ibunya.

Ornamen dan Relief di Lokasi Wisata Kolam Sampuraga
Selain kolam air panas, objek wisata ini juga memiliki peninggalan ornamen tanah berpasir dan lumpur yang berbentuk menyerupai kuali. Ornamen ini diyakini sebagai sisa-sisa peralatan upacara pernikahan Sampuraga yang dikutuk. Tak jauh dari lokasi tersebut, terdapat relief yang menggambarkan kisah legenda Sampuraga. Selain itu, tersedia pula sebuah panggung yang digunakan untuk berbagai atraksi hiburan bagi pengunjung[3]. Dalam perkembangannya, objek wisata ini kini telah dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, seperti pondok bersantai, air mancur, tempat mandi uap, musala, kamar mandi, area parkir, serta warung jajanan bagi pengunjung. Selain itu, telah dibangun pula wahana waterboom sebagai tempat bermain anak-anak, serta area terapi pijat dengan hot stone yang ditata di sepanjang aliran sungai lokasi wisata[4]. Dengan berbagai fasilitas yang tersedia, Kolam Sampuraga bukan hanya sekedar destinasi wisata, tetapi juga sarana edukasi bagi generasi muda untuk memahami nilai-nilai moral. Entah sebagai mitos atau kenyataan, kisah Kolam Sampuraga tetap hidup dalam cerita dan pengalaman para pengunjung sebagai pengingat bahwa setiap anak harus selalu setia dan berbakti kepada orang tua.

Referensi

[sunting]
  1. Baiduri, R., & Khairani, L. (2020). Buku Ajar Pendidikan Karakter Berbasis Cerita Rakyar Sumatera Utara. Perdana Publishing
  2. Sandi, D. M., & Rahmi, N. (2022). Perkembangan Destinasi Wisata Sampuraga Desa Sirambas Kecamatan Panyabungan Barat Kabupaten Mandailing Natal (2014-2020). Jurnal Tarombo, 4(1 Agustus), 30-34.
  3. Siregar, Rizky Aisyah Ali. (2019) . Analisis Resepsi Sastra Cerita Rakyat Sampuraga. (Skripsi, Universitas Muhammadiyah Sumatera utara), Repositori Umsu
  4. Bintang Rosada.(2023, 5 Juli).”Sampuraga” Wisata Air Panas Asal Mandailing Natal. Malintang Pos Online. https://malintangpos.co.id/sampuraga-wisata-air-panas-asal-mandailing-natal diakses pada 09 Februari 2025 08.00