Lompat ke isi

6 Hari Sarapan Bersama Pak De Wiki/Selasa: Pagi Semangat Pedas Sambal Terong

Dari Wikibuku bahasa Indonesia, sumber buku teks bebas

Hari kedua bersama Pak De Wiki aku bangun kesiangan karena kelelahan, kemarin kita berkebun sampai sore petang. Rumah Pak De Wiki masih asri dengan kebun di belakang rumah, di sana ia menanam berbagai sayuran dan rempah-rempahan. Melihat aku yang kelelahan, Pak De Wiki menawarkan untuk ia memasak sesuatu yang pedas agar bersemangat. Aku pun menerima tawaran itu dengan senang hati, aku menyarankan kita membuat menggunakan bahan hasil berkebun kemarin. Pak De mengambil terong, mengangkatnya seperti piala kejuaraan dan berkata "Ayo, kita masak sambal terong!".

Bahan

[sunting]
  1. Terong Besar 1 Biji
  2. Cabai Merah 15 Biji
  3. Bawang Merah 5 Siung
  4. Bawang Putih 2 Siung
  5. Tomat 1 Biji
  6. Terasi Udang 1/3 Sendok Teh
  7. Penyedap 1 Sendok Teh
  8. Minyak 2 Sendok Makan

Langkah-Langkah

[sunting]
  1. Kita memasak untuk dua porsi sarapan, maka cukup menggunakan satu terong berukuran besar hasil panen kemarin. Sebelum diolah aku membantu mencuci terong terlebih dahulu untuk kemudian dikupas tipis dan dipotong dadu.
  2. Pak De Wiki membuat sambal khasnya dengan ceria. Sambal tersebut dibuat dengan mencampurkan cabai merah, bawang merah, bawang putih, tomat, terasi udang, dan penyedap yang sebelumnya telah disiapkan sesuai porsi. Selanjutnya kombinasi tersebut diulek menggunakan ulekan hingga lembut berupa sambal.
  3. Langkah selanjutnya, terong yang kubantu siapkan diminta Pak De Wiki untuk dapat digoreng. Di penggorengan, minyak dimasukkan dan ditunggu hingga cukup panas. Saat Pak De memasukkan potongan terong, aku menjauh karena takut cipratan minyak. "Terong digoreng setengah matang, hingga keemasan" katanya.
  4. Setelah itu terong diangkat, sambil menunggu ditiriskan Pak De Wiki menumis sambal dengan lincah menggunakan sisa minyak. Ketika sambal sudah tercium semerbak harum terong setengah matang dimasukkan ke sambal, dimasak bersama hingga tercampur rata, dan terong layu hingga menyeluruh.
  5. Terakhir tanda kematangan muncul dengan wangi semerbak pedas di dapur. Pak De Wiki mengangkat sambal dan menyajikannya di piring kayu dengan rapi.

Hasil Akhir

[sunting]
Sambal Terong Pak De Wiki

Kami pun menyantap sambal terong bersama di gubuk dekat kebun belakang rumah. Rasa lelahku kemarin hilang setelah merasakan kombinasi kepedasan sambal terong dengan nasi putih hangat dan kerupuk. Sarapan hari itu terasa lebih enak karena hasil dari kebun sendiri, pikirku ketika pulang mungkin aku akan mulai berkebun setelah belajar dari Pak De Wiki.