Bahagia

Aku kira ibu dan anak itu sudah gila. Mereka membaca sebuah berita lalu tertawa keras bersamaan, padahal berita itu sungguh menyedihkan.
Diceritakan bahwa seorang kreator konten menemukan laki-laki lansia di sebuah panti jompo yang tak pernah disambangi keluarganya. Laki-laki itu sudah di sana sejak tahun lalu, ia mengaku punya istri dan anak.
Kupasang wajah taksuka. Ibu macam apa yang memberi contoh buruk pada anaknya? Anak macam apa yang membiarkan ibunya tak punya empati begitu, padahal ia pun telah pula lansia?
“Maaf kalau terganggu dengan suara kami.” Tiba-tiba anak ibu itu berkata padaku. “Kami sedang menertawakan orang yang dulu meninggalkan kami demi perempuan murah yang sekarang menelantarkannya.”
Ia berlalu, masih sambil tertawa. Ibunya bahkan mengeluarkan air mata, saking bahagia.