Lompat ke isi

Bunga Rampai Kearifan Lokal Nusantara/(Ubalan) Umbul Argo Mulyo: Menyingkap Keindahan Alam dan Kearifan Lokal Lewat Legenda

Dari Wikibuku bahasa Indonesia, sumber buku teks bebas

Legenda Umbul Argo Mulyo: Keindahan Alam dan Kearifan Lokal di Sugihwaras

[sunting]

Ubalan (Umbul Argo Mulyo)

[sunting]
Ubalan Umbul Argo Mulyo
Ubalan Umbul Argo Mulyo

Di sebuah desa bernama Sugihwaras, Kecamatan Ngluyu, Kabupaten Nganjuk, tersembunyi sebuah sumber air yang kini dikenal sebagai Umbul Argo Mulyo. Dahulu sumber air ini lebih dikenal dengan nama Ubalan, sebuah mata air besar yang terletak di Dusun Ubalan, di lereng Gunung Pandan. Mata air ini menjadi tumpuan kehidupan bagi masyarakat sekitar, mengaliri areal persawahan di Dusun Cabean yang menjadi satu-satunya daerah di Ngluyu yang dapat menanam padi sepanjang tahun.

Legenda Umbul Argo Mulyo

[sunting]

Namun di balik kejernihan airnya, tersimpan sebuah legenda yang masih hidup di hati masyarakat. Konon dahulu kala sumber air Ubalan memiliki kekuatan gaib yang mampu menyedot siapa saja yang mendekatinya. Aliran airnya begitu deras hingga menimbulkan ketakutan bagi penduduk setempat. Kepercayaan terhadap kekuatan alam membuat para leluhur berusaha mencari cara agar mata air ini dapat dimanfaatkan dengan lebih bijaksana. Suatu hari seorang tokoh desa mendapat petunjuk dalam mimpinya. Sumber air yang deras itu harus dikendalikan agar tidak membahayakan, tetapi tetap memberikan manfaat bagi kehidupan. Dengan penuh keyakinan, para tetua desa berembuk dan melakukan ritual khusus untuk menyumpal sebagian aliran air agar tidak lagi berbahaya. Sejak saat itu aliran air Ubalan menjadi lebih tenang, mengaliri sawah-sawah dengan baik, dan menjadi sumber kehidupan yang lebih bermanfaat.

Manfaat Umbul Argo Mulyo

[sunting]

1) Sarana sumber air minum warga masyarakat dan irigasi sawah

[sunting]
PDAM dan irigasi sawah

Seiring waktu sumber air ini pun dikelola lebih modern. Kini sebagian airnya dimanfaatkan oleh PDAM Kabupaten Nganjuk dan disalurkan ke beberapa desa seperti Sugihwaras, Ngluyu, dan Tempuran. Tidak hanya untuk kebutuhan sehari-hari, sumber air ini juga dialirkan untuk irigasi pertanian yang mendukung kesejahteraan masyarakat.




2)Tempat wisata kolam renang

[sunting]
Kolam Renang Umbul Argo Mulyo

Selain sebagai sumber air bersih dan irigasi, kawasan ini juga dikembangkan menjadi tempat wisata. Berubah nama menjadi Umbul Argo Mulyo, tempat ini kini menjadi kolam renang alami yang menawarkan kesegaran air pegunungan. Berlokasi sekitar 650 meter sebelum pintu masuk Goa Margo Tresno, Umbul Argo Mulyo menjadi daya tarik tersendiri bagi warga sekitar maupun wisatawan dari luar daerah.

Kantin dan rumah makan

Fasilitasnya cukup lengkap, tersedia toilet, musholla, warung makan atau kantin, serta lahan parkir yang luas dan rindang, membuat pengunjung merasa nyaman menikmati keindahan alam sekitar. Kehadiran Umbul Argo Mulyo tidak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Warung-warung makan yang menjajakan hidangan khas daerah menjadi sumber mata pencaharian tambahan bagi warga. Lahan parkir yang dikelola oleh warga setempat juga memberikan peluang ekonomi baru. Dengan semakin banyaknya pengunjung, masyarakat sekitar semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.


3) Menjaga kelestarian tradisi doa bersama malam jumat pahing

[sunting]

Sebagai wujud syukur atas berkah yang diberikan oleh sumber air ini, masyarakat setempat masih melestarikan tradisi doa bersama setiap malam Jumat Pahing. Mereka berkumpul untuk memanjatkan doa, menyampaikan rasa syukur, dan memohon keselamatan. Dalam ritual ini masyarakat membawa ingkung ayam, sebuah hidangan ayam utuh yang dimasak dengan bumbu khas, sebagai simbol pengorbanan dan rasa syukur kepada Tuhan atas limpahan air yang telah memberikan kehidupan.

Lahan parkir dan mushola

Umbul Argo Mulyo tidak sekadar sumber air biasa. Ia adalah saksi bisu perjalanan sejarah dan kearifan lokal yang diwariskan dari generasi ke generasi. Dari sumber air yang dulu dianggap berbahaya, kini telah menjadi pusat kehidupan, kesejahteraan, dan wisata yang membawa manfaat bagi banyak orang. Dengan menjaga dan menghargai warisan alam ini, masyarakat Sugihwaras telah membuktikan bahwa harmoni antara manusia dan alam dapat menciptakan kehidupan yang lebih baik.