Lompat ke isi

Cara Membuat Lilin Aromaterapi dari Minyak Jelantah

Dari Wikibuku bahasa Indonesia, sumber buku teks bebas
Lilin Aromaterapi dari Minyak Jelantah

Minyak jelantah merupakan limbah atau sisa pemakaian yang berasal dari minyak goreng. Minyak jelantah yang digunakan secara berulang untuk mengolah atau menggoreng bahan makanan dapat memicu munculnya berbagai masalah kesehatan seperti kanker, penyakit jantung koroner, dan juga hipertensi. Selain itu, terdapat bahaya dari pembuangan minyak jelantah yang tidak tepat. Minyak jelantah yang dibuang ke dalam saluran pembuangan air atau ke lingkungan dapat menyebabkan dampak serius bagi lingkungan perairan, tanah, dan udara. Hal ini akan menyebabkan gangguan ekosistem dan keseimbangan biologis yang berujung pada kerusakan lingkungan yang berkelanjutan[1].

Dalam upaya mengatasi masalah limbah minyak jelantah, berbagai usaha dilakukan yaitu memanfaatkan limbah jelantah sebagai bahan yang bermanfaat, seperti dalam pembuatan lilin aromaterapi. Lilin aromaterapi mengandung berbagai kegunaan, termasuk berfungsi untuk penerangan, mendekor ruangan, dan media untuk aromaterapi. Lilin ini dibuat dengan menambahkan bahan pewangi dengan beberapa manfaat seperti mengatasi insomnia, meredakan tekanan dan nyeri otot, mengurangi stres, dan meningkatkan konsentrasi. Ketika dibakar, lilin aromaterapi melepaskan aroma yang memberikan efek terapi menenangkan dan merilekskan pikiran. Penggunaan minyak jelantah dalam bahan utama lilin aromaterapi merupakan tindakan praktis yang dapat dilakukan. Lilin aromaterapi juga bernilai ekonomis yang sangat mungkin dikembangkan menjadi sumber penghasilan tambahan bagi masyarakat[2].

TAHAP PENJERNIHAN MINYAK JELANTAH

[sunting]
Alat : Gelas takar, timbangan, kompor, panci, sendok, saringan, corong, botol dan mangkuk.
Bahan : Minyak jelantah, bleaching earth, kertas saring, dan tissue
  1. Kumpulkan minyak jelantah dan saring untuk menghilangkan ampasnya.
  2. Panaskan hingga suhu 80-90°C dalam panci lalu tambahkan bleaching earth dengan perbandingan 2 L minyak dan 100 gram bleaching earth, aduk hingga merata.
  3. Diamkan selama beberapa hari (sekitar 1-3 hari) di wadah tertutup hingga semua ampas nya mengendap.
  4. Pisahkan minyak yang telah jernih dari ampasnya dan saring menggunakan kertas saring.
  5. Simpan minyak yang telah dijernihkan ke wadah yang tertutup dan kering.

Tips: Jika tidak memiliki timbangan, bleaching earth dapat ditakar menggunakan sendok makan (10 gram setara dengan 1 sendok makan).

LANGKAH-LANGKAH PEMBUATAN LILIN AROMATERAPI

[sunting]
Alat : Gelas takar, timbangan, kompor, panci, sendok, wadah lilin aromaterapi.
Bahan : Minyak jelantah yang telah dijernihkan, stearin/stearic acid/asam stearat, sumbu lilin, aromaterapi, krayon bekas, dan tissue.
  1. Masukkan minyak jelantah sebanyak 250 mL ke dalam panci dan tambahkan stearin sebanyak 250 gram, kemudian panaskan sambil diaduk hingga stearin larut dengan minyak.
  2. Tambahkan pewarna (dapat menggunakan krayon bekas) secukupnya dengan warna yang diinginkan sambil dipanaskan dan diaduk hingga tercampur rata.
  3. Tambahkan cairan aromaterapi yang diinginkan (misalnya minyak kayu putih) sebanyak ±5 mL dan diaduk hingga tercampur.
  4. Masukkan campuran lilin ke dalam wadah yang diinginkan (bisa dari gelas atau kaleng) dan pasang sumbu lilin tegak lurus pada tengah wadah.
  5. Diamkan hingga lilin mengeras sekitar ±15 menit, setelah itu lilin siap untuk digunakan.

Catatan: Lilin tidak harus dilepaskan dari wadahnya dan dapat langsung digunakan.

REFERENSI

[sunting]
  1. Kharisna, D., Arfina, A., Febtrina, R., Herniyanti, R., Zul’Irfan, M., & Andriyadi, D., 2024, Pembuatan Lilin Aromaterapi Berbahan Limbah Minyak Jelantah Di Yayasan Embun Kehidupan Bangsa, Jurnal ABDIMAS BSI, 7(2): 311-317.
  2. Anggreini, D., Cahyandaru, P., Nugroho, I.A., 2024, Edukasi Pembuatan Lilin Aromaterapi dari Limbah Minyak Jelantah di Kampung Pawirodirjan Gondomanan Yogyakarta, J-ADIMAS, 12(1): 54 – 62.