Dan Bandung/Cikapundung
Tampilan
| Cikapundung oleh Pengarang: Pe Kuadrat |
Air itu lahir dari sunyi hutan,
turun perlahan,
menyentuh bebatuan
seperti doa yang tak pernah putus.
Di dadanya tersimpan bayangan Bandung,
cahaya lampu,
jejak langkah masa lalu,
dan rindu yang hanyut bersama arus.
Kadang ia murung—
menyimpan sampah,
menyimpan keluh kesah kota
yang lupa pada denyut nadinya sendiri.
Namun ia tetap mengalir,
setia menuju muara,
seperti kasih yang tak menuntut apa-apa,
selain diingat,
bahwa ia pernah jernih.
Bandung, 2025