Lompat ke isi

Destinasi Wisata Bersejarah di Indonesia/Benteng Rotterdam

Dari Wikibuku bahasa Indonesia, sumber buku teks bebas

Mengenal Benteng Fort Rotterdam: Ikon Sejarah Makassar

[sunting]
Fort Rotterdam, Makassar, Indonesia, oleh Sanko., Wikimedia Commons, CC BY-SA 3.0

Benteng Rotterdam, yang terletak di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, merupakan salah satu peninggalan sejarah yang masih berdiri kokoh hingga saat ini. Benteng ini menjadi saksi bisu perjuangan dan kejayaan Kerajaan Gowa-Tallo sebelum akhirnya dikuasai oleh Belanda pada abad ke-17[1]. Selain nilai historisnya yang tinggi, Benteng Rotterdam juga menjadi salah satu destinasi wisata yang menarik bagi para wisatawan lokal dan mancanegara yang ingin mengenal lebih jauh tentang sejarah dan budaya Sulawesi Selatan.[2]

Sejarah dan Peran Benteng Fort Rotterdam

[sunting]

Benteng ini awalnya dibangun oleh Sultan Gowa ke-9, Daeng Matanre Karaeng Tumapa'risi' Kallonna, pada tahun 1545. Bangunan ini didirikan dengan batu karang yang diambil dari perairan sekitar Makassar. Benteng ini awalnya bernama Benteng Ujung Pandang dan memiliki bentuk menyerupai penyu yang sedang merangkak ke laut. Bentuk ini melambangkan filosofi Kerajaan Gowa yang memiliki kekuatan di darat maupun di laut. Namun, setelah jatuh ke tangan Belanda pada tahun 1667 melalui Perjanjian Bongaya, benteng ini berganti nama menjadi Benteng Rotterdam sesuai dengan nama kota asal salah satu pemimpin Belanda saat itu.[3]

Sebagai pusat pemerintahan kolonial Belanda di wilayah timur Indonesia, Benteng Rotterdam mengalami berbagai perubahan fungsi sepanjang sejarahnya. Salah satu yang paling terkenal adalah ketika benteng ini digunakan sebagai tempat pengasingan Pangeran Diponegoro setelah ia ditangkap pada tahun 1830. Kamar tempat beliau ditahan masih dapat dilihat hingga kini, menjadi saksi bagaimana pahlawan nasional tersebut menghabiskan sisa hidupnya dalam pengasingan di Makassar.[4]

Desain Benteng Fort Rotterdam

[sunting]

Selain nilai historisnya, Benteng Rotterdam kini menjadi pusat edukasi dan wisata budaya. Di dalam kompleks benteng, terdapat Museum La Galigo, tempat yang menyimpan berbagai koleksi peninggalan sejarah, mulai dari peralatan rumah tangga kerajaan, manuskrip kuno, hingga artefak-artefak maritim. Museum ini juga memberikan cerita mendalam tentang peradaban Bugis-Makassar dan kehidupan masyarakatnya sejak zaman dahulu.

Ketika berkunjung ke Benteng Rotterdam, suasana masa lalu begitu terasa. Struktur bangunan yang tetap mempertahankan arsitektur khas Eropa dengan diberikannya sedikit sentuhan lokal yang memberikan kesan kuat akan kejayaan pada masa lalu. Lorong-lorong sempit, dinding tebal, dan pintu kayu yang besar membawa imajinasi pengunjung kembali ke masa penjajahan. Di halaman tengah, sering diadakan berbagai acara seni dan budaya yang menampilkan kesenian khas Sulawesi Selatan, seperti tarian tradisional dan musik khas Makassar.

Ayo Berkunjung ke Benteng Fort Rotterdam

[sunting]
Fort Rotterdam, Makassar, Indonesia, oleh Sanko., Wikimedia Commons, CC BY-SA 3.0

Benteng ini tidak hanya menjadi tempat wisata sejarah, tetapi juga simbol perlawanan dan ketahanan budaya masyarakat Makassar. Meski telah berabad-abad berlalu, nilai-nilai kepahlawanan yang tertanam dalam sejarah benteng ini tetap hidup dalam masyarakat. Wisatawan yang datang ke Benteng Rotterdam bukan hanya akan mendapatkan berbagai pengalaman edukasi, tetapi juga dapat merasakan atmosfer perjuangan yang pernah terjadi di benteng ini.

Benteng Rotterdam adalah destinasi yang wajib dikunjungi jika sedang berwisata di Kota Makassar karena selain menggambarkan lebih dari sekadar bangunan tua, benteng ini juga menyimpan kisah tentang kejayaan, perjuangan, dan identitas budaya yang masih terus dijaga oleh masyarakat setempat hingga saat ini. Dengan berbagai peninggalan bersejarah dan suasana yang khas, benteng ini memberikan pengalaman berharga bagi yang ingin lebih memahami rangkaian cerita peradaban Sulawesi Selatan. Suasana yang tenang dan pemandangan sekitar benteng yang indah menjadikannya tempat yang ideal untuk belajar sejarah sambil menikmati keindahan arsitektur khas peninggalan kolonial.

Referensi

[sunting]
  1. https://an-nur.ac.id/blog/benteng-fort-rotterdam-jejak-sejarah-dan-arsitektur-di-makassar.html
  2. https://ditsmp.kemdikbud.go.id/ragam-informasi/article/mengenal-benteng-benteng-yang-ada-di-sulawesi
  3. https://ditsmp.kemdikbud.go.id/ragam-informasi/article/mengenal-benteng-benteng-yang-ada-di-sulawesi
  4. https://id.wikipedia.org/wiki/Benteng_Rotterdam