Emansipasi Amerika Selatan/Bab 34
BAB XXXIV.
SAN MARTIN DAN COCHRANE.
1821—1822.
Sejarah menyibak dari halaman-halamannya, pergesekan terjadi datu sama lain oleh dua pahlawan ekspedisi pembebasan terhadap Peru. Mereka sendiri menjamahnya dalam dokumen-dokumen, tempat setiap banding terhadap pembenaran dunia.
Cochrane dihina dan diperhitungkan San Martin lewat penyeruannya terhadap tiran berdarah, jenderal tak kompeten, hipokrit, pencuri, pemabuk, &c, &c.
San Martin, melalui para menterinya, mendakwa Cochrane atas dakwaan perompakan, dan menjadi persoalan harta benda publik, yang membuat lalu lintas dengan angkatan laut ditempatkan di bawah komandonya.
Laksamana, yang tak berpikirkebesaran selain perbuatannya sendiri dan kebenciannya sendiri, bersikap ekstrim terhaddap segala hal, yang menyebut negaranya sendiri sebagai negara terkikis, diatur oleh parlemen pejuang, memandang revolusi Amerika Selatan sebagai transaksi komersial, yang dihantarkan oleh serangkaian intrik, yang dilakukan secara pengecut.
San Martin, yang lebih percaya diri, mengembalikan hinaannya dengan hinaan oleh tangan lainnya, namun mereka tak menurunkan penunjangan, dan kala kenangan murka telah berlalu, tak lagi mentegangkan dirinya terhadapnya.
Keadaan pertikaian telah terancang. Meskipun berniat untuk membuat perjuangan umum dengannya, San Martin tak pernah yakin di Cochrane, memiliki gagasan yang lebih lambat dari jasanya sebagai pemimpin pasukan darat, dan menemukan cara untuk mengampuni kepercayaan seperti yang ia tempatkan dalam jasa semacam itu. Inilah yang diatributkrna Laksamana dengan kedengkian.
Dalam skuadron sendiri, terdapat kelompok yang bergesekan dengan Cochrane. Guise dan Spry menyatakan protes melawan nama baru yang diberikan kepada Esmeralda, dan diadili oleh pengadilan militer untuk pembongkaran disiplin, namun San Martin, yang memandang Guise selaku laksamana masa depan, menempatkannya di bawah perlindungannya, dan membuat Spry menjadi salah satu ajudan kampnya.
Dalam inskripsi pada medali yang disematkan dalam perayaan Deklarasi Kemerdekaan, tak ada penyebutan yang dibuat terhadap armada. Kala itu, Cochrane menempatkannya dan takkan menerima kepasitan. Dari waktu ini, ia menjadi sangat menekan tuntutannya untuk membayar para awaknya, berbicara dengan jelas akan bahaya pemberontakan. Anggapan tersebut imbul dari sebelum pelayaran ekspedisi; warga asing hanya bertahan lewat janji khusus dari San Martin untuk membayar segala hal dan bayaran setahun sebagai tebusan, kala ia merebut Lima. Ia juga mendekritkan sumbangan 50.000 dolar kepada para penakluk Esmeralda. Tak ada janji yang dipenuhi.
Pada 4 Agustus 1821, Cochrane mendatangkan dirinya ke istana untuk menyatakan klaim tersebut, dan menduga bahwa San Martin menolak uang apapun selain sebagai bagian dari penjualan uang kapal yang seharusnya dijual ke Peru. Ini disangkal oleh Monteagudo dan Garcia del Rio, yang hadir. Ia kemudian diberitahu oleh San Martin sendiri bahwa ia telah memegang gelar Pelindung Peru, kala Cochrane, yang kini memandang dirinya sebagai perwakilan Chili, menyatakan klaim-klaimnya. San Martin mengakui pertanggungjawabannya untuk bayaran tahun tersebut yang ia janjikan sebagai tebusan, dan untuk 50.000 dolar yang dijanjikan kepada para penakluk Esmeralda, namun menyangkal bahwa ia berada dalam cara apapun bertanggung jawab atas bayaran awak dalam penugasan Chili, dan berujar kepada Cochrane bahwa ia dapat merebut kapal-kapalnya dan pergi dengan gembira, namun menyesalkan kata-kata kasarnya, ia kemudian mengulurkan tangannya kepada Laksmaana, membujuknya untuk melupakan apa yang telah berlalu.
"Aku akn melupakannya kala aku bisa," jawab Cochrane.
Laksamana juga nampak menyesalhkan keputusannya, karena kepulangannya ia tulis kepada San Martin sebuah surat dalam bahasa Inggris, penuh dengan keluhan, kala San Martin menjawab persoalan serupa, namun tidak ada dari mereka yang terjamah pada seluruh pertanyaan antara mereka. Korespondensi berlanjut, namun tak ada uang yang dibayar, dan Cochrane menulis kepada O'Higgins bahwa ia tak dapat menjawab demi kesetiaan awaknya, yang menginginkan kebutuhan umum, dan memicu kekhawatirannya bahwa mereka akan merebut kapal-kapal dan menurunkan para pembajak.
Kala Cochrane kembali menumpang, setelah penolakan San Martin untuk menyerang Canterac (lihat bab terakhir), ia mendapati pasukannya pada keadaan memberontak. Kala kesepakatan Canterac, San Martin telah, sebagai tindakan dini, mengirim koin dan bullion dari pertambangan dan perbendaharaan pada kapal yang berlabuh di Ancon, dan memberikan ijin kepada orang-orang swasta untuk menempatkan barang-barang berharga mereka pada transportasi, atau pada kapal-kapal netral. Kala Cochrane mendengar ini, ia merebut seluruh perbendaharaannya, di bawah pendahuluan bahwa mereka adalah perkapalan perseberangan, namun memberikan sambutan untuk pengemasan. Ia menerima perintah untuk mengembalikannya kepada para pemilik mereka, namun menulis kepada San Martin bahwa ia tak dapat menaati perintah tersebut, karena tak ada cara lain mencegah pemberontakan, selain dengan membayar pasukannya dengan uang apapun yang ia dapat serahkan.
Jika blokade merambah Callao tak dapat direbut, sehingga San Martin terpaksa untuk bertahan, dan hanya memutuskan untuk memunculkan harta benda pribadi, yang diterima Cochrane.
Kala Callao menyerah, Pemerintah Peru memerintahkan Cochrane untuk memberikan sisa harta kepada seorang perwira Jawatan Perang. Cochrane menyesal bahwa tugasnya kepada Chili mendorongnya untuk mencegah tindakan apapun dalam penaungan kekuasaannya dan pemberontakan dalam armada Chili. San Martin kemudian memberikan jalan, dan Cochrane membagikan bayaran setahun kepada seluruh awaknya, namun menyimpan sisa uang untuk penggunaan umum skuadron. Setelah itu, kebanyakan pelaut membelot untuk memakai uang emreka di pesisir, yang terjadi banyak ketegangan, sehingga San Martin memerintahkan Cochrane untuk pulang ke Chili dan melapor kepada pemerintahannya sendiri.
Cochrane menyangkal hak Pelindung Peru untuk memberi perintah semacam itu, namun beberapa hari setelahnya menurunkan jangkar dan meninggalkan pelabuhan.
San Martin kemudian menulis kepada O'Higgins, mencetuskan untuk mendeklarasikan Cochrane sebagai penjahat, namun O'Higgins terlalu berpenglihatan jelas untuk melakukan kebodohan semacam itu, dan memahami bahwa mereka sendiri terlalu salah untuk apa yang telah terjadi. Disamping tindakan Cochrane memberikan penyelarasan besar kepada rakyat Chili, dan ia sendiri mengirim pengerahan kepada Pemerintah Chili, memberitahukan mereka bahwa mereka berlayar ke Guayaquil untuk mengurusi O'Higgins, dan memantau dua kapal frigat Spanyol Prueba dan Venganza.
Cochrane tak mendapatkan pendapatan dari perjuangan yang ia adopsi, ia merupakan pahlawan yang sama seperti sebelumnya, dengan seluiruh pembelotannya dan seluruh kualitas besarnya. Tujuannya kala meninggalkan Callao adalah untuk merampungkan karya besarnya, dengan menggerakkan langkah-langkah terakhir kekuasaan Spanyol dari Pasifik. Ia mengirim Lautaro dan Galvarino kembali ke Chili, dan dengan sisa kapalnya mencapai Guayaquil pada 18 Oktober, kala ia menjalani enam pekan untuk memperbaikinya.
Pada 3 Desember, ia berlayar lagi, memantau setiap teluk dan inlet di sepanjang pesisir sampai sejauh California untuk mengsanya. Dua kapal frigat dikerahkan pada jasa transportasi, oleh berbagai otoritas Sapnyol di pesisir Pasifik, dan pada 4 Desember pergi dari Panama ke Guayaquil, tempat mereka datang ke Salazar dan La Mar yang disana pada waktu itu sebagai perwakilan Peru.
Prueba dikirim oleh mereka ke Callao untuk memberikan dirinya sendiri kepada Pemerintah Peru, namun Venganza masih berada di Guayaquil untuk melakukan beberapa perbaikan yang dibutuhkan, dan ia masih disana kala Cochrane kembali pada 3 Maret. Laksamana mengirim perahu bersenjata untuk merebutnya dan mengibarkan bendera Chili; orang-orang mengawaki baterai dan mengancam untuk menenggelamkannya; kala ia tertantang untuk meninggalkannya dengan mereka, sampai pertanyaan kepemilikan diputuskan oleh pemerintah Chili dan Peru.
Cochrane kemudian berlayar ke selatan, dan menjamah salah satu pelabuhan utara Peru, menolak tawaran atau air oleh otoritas, yang memiliki perintah khusus yang diberlakukan dari Pelindung. Dalam harapan besar, ia datang ke Callao, tempat kemunculan kapal-kapalnya menyebabkan peringatan besar. Prueba, yang kini menjadi Pelindung, di bawah komando Kapten Guise, diawaki oleh pasukan dari pesisir, dan didaratkan di bawah baterai-baterai.
Cochrane mengirim utusan kepada Menteri Kelautan, mengeluhkan perlakuan yang ia datangkan, dan kembali menuntut pembayaran utang yang dimilikinya. Menteri keluar untuk melihatnya, mengundangnya ke pesisir dan menawarkannya komando ekspedisi melawan Kepulauan Filipina. Cochrane tak terkesan dengan kata-kata. Beberapa hari setelah itu, kapal schooner Montezuma berlayar mendekatinya tanpa penghormatan. Ia mengancam untuk menembaknya dan memintanya untuk berlabuh, kemudian menumpanginya menurunkan bendera Peru dan mengibarkan bendera Chili. Ini nampak sebagai pergesekan yang akan memicu pertikaian sebenarnya, sampai 10 Mei, Cochrane berlayar ke Valparaiso, tempat ia disambut dalam kemenangan, dan tindakannya meraih sambutan resmi.
Tak lama setelah itu, Cochrane pergi ke pesisir Pasifik, yang arusnya akan menciptakan catatan perbuatan kejayaannya sampai akhir masa.
Karena kini satu kapal perang, Pemerintah Peru memutuskan untuk menghimpun angkatan laut, yang mereka tempatkan di bawah komando Blanco Encalada.