Lompat ke isi

Gedung-Gedung Bersejarah di Surabaya/Hotel Majapahit

Dari Wikibuku bahasa Indonesia, sumber buku teks bebas
Hotel Majapahit

Hotel Majapahit merupakan salah satu bangunan bersejarah di Surabaya, Jawa Timur, Indonesia. Hotel Majapahit pertama kali dibangun pada tahun 1910 dengan nama Hotel Oranje oleh Keluarga Sarkies. Hotel Majapahit adalah hotel mewah bersejarah yang dibangun pada 1 Juni 1910 di Jl. Tunjungan 65, Surabaya, oleh Lucas Martin Sarkies bersaudara. Arsitek hotel ini adalah James Afprey dari Inggris. Pada salah satu bagian bangunan induk, terdapat tulisan yang berbunyi: “De eerste steen van dit gebouw werd gelegd door Eugene Lucas Sarkies op den 1 en Juni 1910,” yang menandakan sejarah penting dalam pembangunan hotel tersebut.[1]

Penampakan Hotel Majapahit di masa lampau.

Berlokasi di tengah kota Surabaya, Hotel Majapahit dibuka di tahun 1911. Acara pembukaan hotel dihadiri oleh Putra Mahkota Leopold III dari Belgia, Putri Astrid dari Swedia dan Charlie Chaplin.

Pada 19 September 1945, pemuda Surabaya merobek bagian biru dari bendera Belanda di Hotel Yamato, menyisakan merah-putih yang menjadi simbol bendera Republik Indonesia. Insiden ini dipicu oleh tindakan sepihak Belanda yang mengibarkan bendera Belanda di tengah ketegangan pasca-proklamasi. Akibat insiden ini, nama hotel diubah menjadi Hotel Merdeka.[2]

Pada 1946, Sarkies bersaudara mengelola hotel dan mengganti namanya menjadi Lucas Martin Sarkies Hotel (LMS). Pada 1969, Mantrust HoldingCo mengganti namanya menjadi Hotel Majapahit. Pada 1993, Mandarin Oriental bergabung dengan Sekar Groups, dan hotel menjadi Mandarin Oriental Hotel Majapahit. Pada 2006, PT. SEKMAN WISATA mengambil alih dan mengembalikan nama menjadi Hotel Majapahit yang kita kenal sekarang.[2]

Referensi

[sunting]
  1. https://disbudporapar.surabaya.go.id/adinda/portaldata/cagarbudaya/detail/hotel-majapahit diakses pada 20 Juli 2025
  2. 2,0 2,1 https://dispusip.surabaya.go.id/virtual/hotelmajapahit diakses pada 20 Juli 2025