Dongeng/Kura-Kura dan Monyet Yang Rakus: Perbedaan antara revisi

Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
tidak ada ringkasan suntingan
Tidak ada ringkasan suntingan
Tag: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler perubahan_terbaru
Tidak ada ringkasan suntingan
Tag: perubahan_terbaru
“Sebiji pun tidak ada,” jawab monyet rakus.
 
“Monyet, ini pohon pisangku!” rengek gajah hampir menangismarah.
 
“Salah sendiri mengapa tidak bisa memanjat pohon?” ejek monyet.
 
Gajahpun mulai menangisgeram. Hatinya sedih bercampur marah. Ia lalu menggoyang-goyang pohon pisang itu.
 
Tiba-tiba…. bruk! Pohon pisang itu tumbang. Monyet itu jatuh. Dia mengerang kesakitan. Tubuhnya tertimpa batang pohon pisang.
 
“Ampun gajah,“gajah tolong aku! Aku menyesal…”menyesal… maafkan aku” kata monyet.
 
sekalipun gajah marah dan kecewa sama monyet,tapi gajah merasa kasihan sama monyet,akhirnya gajahpun membantu monyet lepas dari pohon pisang yang menimpa dirinya dengan janji monyet yang tidak akan mengulangi lagi. Sang monyet pun menyesal dan meminta maaf kepada gajah dan kali ini mereka makan buah pisang sama"
Tetapi, gajah hanya berlalu begitu saja menghiraukan teriakan monyet. Sang monyet pun merengek kesakitan sekaligus menyesal telah kehilangan sahabat baiknya.
== Teks judul ==
 
[[Kategori:Dongeng]]
Pengguna anonim

Menu navigasi