Kilau di Mesjid 99 Kubah
Pengantar
[sunting]Mesjid 99 Kubah di Makassar bukan sekadar rumah ibadah, melainkan juga sumber inspirasi yang memancarkan nilai spiritual, kebersamaan, dan refleksi kehidupan. Melalui kumpulan tulisan ini, para penulis menghadirkan beragam kisah yang lahir dari pengalaman, pengamatan, dan perenungan mereka di sekitar mesjid yang megah nan penuh makna.
Karya-karya dalam buku ini yakni Langkah Terakhir Sang Musafir oleh Asmil, Wisatawan Lokal Membawa Keluarga oleh Hesti Anshar, Kesejukan Di Pintu Kubah oleh Nia, Embun Tertinggal oleh Ayumi, Perulangan Dalam Pulang oleh Fadmy, dan Lebih Dari Sekedar Transaksi oleh Armadi Saja merupakan upaya sederhana untuk menghadirkan hikmah dari sebuah perjalanan spiritual dan sosial. Semoga tulisan-tulisan ini bukan hanya menyuguhkan kisah, tetapi juga menjadi cermin yang menuntun kita merenungkan kembali hubungan dengan diri, sesama, dan Sang Pencipta.
Penulis
[sunting]- Langkah Terakhir Sang Musafir - Asmil
- Wisatawan Lokal Membawa Keluarga - Hesti Anshar
- Kesejukan Di Pintu Kubah - Nia
- Embun Tertinggal - Ayumi
- Perulangan Dalam Pulang - Fadmy
- Lebih Dari Sekedar Transaksi - Armadi Saja