Lompat ke isi

Kitty Hilang

Dari Wikibuku bahasa Indonesia, sumber buku teks bebas
Kucing Oyen
Ilustrasi Kucing Belang Oranye

Hari pertama liburan akhir tahun dipenuhi dengan racauan ayah mengenai salah satu kucing lansia di rumah yang belum kembali. Kitty namanya. Kucing berbulu putih, berekor bolu (alias super pendek) dengan jenis campuran (kucing berbulu panjang dan kucing kampung/domestik), yang resmi menjadi penghuni tetap di rumah sejak 10 tahun yang lalu.

Kitty namanya, nama yang dipilih ayah untuk kucing cantik tapi garang ini yang punya hobi "memijit" kemudian mengigit kalau lapar. Kata pecinta kucing, kucing berbulu putih akan cenderung bodoh dan tuli. Tapi nampaknya tidak untuk Kitty. Sepanjang yang kuketahui, dia pendengar yang baik untuk ibuku karena menuruti apa kata orang tuaku. Kecuali hari ini sepertinya.

"Kitty gak pulang", kata ayah sembari menuju teras belakang mengecek keberadaan kucing kami lainnya. Dua berada di kandang dan dua dilepas bebas di area belakang.

"Wah, sejak kapan?", tanyaku

"Ya sejak ayah dan ibu liburan itu", sahut ibuku.

Sebelum menjemputku di tempat rantauan, ayah dan ibu sempat bertamasya berdua saja. Menjajal Jalur Lintas Selatan Malang, kilah ayahku. Sembari mampir ke pantai dan menginap barang semalam di penginapan murah di kota itu. Liburan itu kira-kira sudah empat hari yang lalu.

Saat ayah dan ibu pulang untuk istirahat kemudian esoknya menjemputku, Kitty belum pulang juga. Anehnya ayah dan ibuku tak menunjukkan kecemasan. Malah dengan entengnya berkata,

"Sepertinya Kitty mati".

Pernyataan ayahku itu membuatku kembali bertanya, "Ya masa mati?"

"Lha mendadak hilang dan ga pulang. Selama ini pula, apalagi kalau bukan mati..."

"Apa sebelum pergi dia sakit?"

"Nggak sih, tapi gak pulang-pulang. Biasanya sehari hilang juga pulang", sambung ayahku lagi.

Mitosnya memang, kucing yang merasakan ajalnya sudah dekat akan pergi dari manusianya. Menjauh, menghilang dan mati sendirian. Aku pernah mengalaminya dengan Yoru, kucing kampung hitam putihku.

Apakah Kitty betul-betul mati?

Ataukah dia hanya lupa jalan pulang?

Atau malah ada yang menganggapnya cantik dan kemudian mengurungnya dalam kandang?

Entah.

Kitty tidak ada di rumah adalah fakta yang kuterima saat ini. Sedangkan Kitty mati masih merupakan spekulasi ayahku.

Menurutmu Kitty kemana?