Lompat ke isi

Kue Lumpang Pandan Kampung

Dari Wikibuku bahasa Indonesia, sumber buku teks bebas

Kue Lumpang Pandan Kampung adalah salah satu kue tradisional khas daerah kampung yang populer di Sumatera Selatan. Kue ini terkenal dengan aroma pandan yang wangi, rasa manis yang pas, serta tekstur yang lembut dan sedikit kenyal. Berbentuk bulat di dalam cetakan lumpang khas, kue ini sering dijadikan camilan tradisional atau hidangan pada acara keluarga dan perayaan lokal. Penggunaan santan dan kelapa parut sebagai taburan memberikan sensasi gurih yang berpadu dengan manisnya gula pasir, sehingga menciptakan cita rasa yang seimbang dan lezat. Kue lumpang pandan tidak hanya menggugah selera, tetapi juga menampilkan keindahan tradisi kuliner lokal melalui warna hijau alami dari daun pandan.

Alat yang digunakan

[sunting]
  1. Blender untuk menghaluskan daun pandan dan santan
  2. Saringan untuk menyaring ekstrak pandan agar halus
  3. Wadah atau baskom untuk mencampur bahan
  4. Spatula atau sendok kayu untuk mengaduk adonan
  5. Kukusan dan kompor untuk mengukus kue
  6. Cetakan kue lumpang
  7. Kuas atau tisu untuk mengoles minyak pada cetakan
  8. Pisau untuk memotong daun pandan
  9. Kain bersih untuk menutup kukusan agar uap tidak menetes

Bahan-bahan yang diperlukan:

[sunting]
  1. 65 gram gula pasir
  2. 7 lembar daun pandan
  3. 25 gram tepung beras
  4. 63 gram tepung tapioka
  5. Sejumput garam
  6. 165 ml santan cair
  7. ¼ butir kelapa parut untuk taburan

Cara membuatnya:

[sunting]
  1. Pertama-tama, siapkan seluruh bahan yang diperlukan agar proses pembuatan berjalan lebih lancar. Cuci bersih daun pandan, kemudian potong-potong. Blender daun pandan bersama santan, gula pasir, dan sejumput garam hingga halus, lalu saring ekstrak pandan untuk memperoleh larutan yang lembut dan bebas ampas. Setelah itu, masak santan pandan yang telah disaring di atas api sedang hingga mendidih sambil terus diaduk agar santan tidak pecah. Setelah matang, angkat dan biarkan hingga larutan santan mencapai suhu hangat atau ruang.
  2. Sementara itu, siapkan kelapa parut untuk taburan dengan mencampurkan sedikit garam, kemudian kukus selama 7–10 menit hingga setengah matang dan harum. Sisihkan kelapa parut agar bisa digunakan saat penyajian nanti. Selanjutnya, ayak tepung beras dan tepung tapioka, lalu masukkan keduanya ke dalam wadah. Tuangkan santan pandan yang telah dingin secara perlahan sambil terus diaduk hingga adonan halus, lembut, dan tidak bergerindil. Pastikan adonan tercampur rata sehingga hasil kukusan nanti memiliki tekstur yang lembut dan kenyal.
  3. Panaskan kukusan dan lapisi tutupnya dengan kain bersih agar uap air tidak menetes ke adonan. Olesi cetakan kue lumpang dengan sedikit minyak agar kue tidak lengket saat dikeluarkan nanti. Tuang adonan ke dalam cetakan hingga merata, lalu kukus selama kurang lebih 15–20 menit dengan api besar hingga kue matang sempurna. Setelah matang, angkat kue dari kukusan dan biarkan sebentar hingga hangat. Taburi permukaannya dengan kelapa parut kukus sebelum disajikan. Kue Lumpang Pandan Kampung kini siap dinikmati, menampilkan aroma pandan yang wangi, rasa manis yang pas, serta tekstur lembut dan sedikit kenyal yang khas.