Kue Wajik Beras Campur Pulut
Kue wajik beras campur pulut merupakan variasi dari kue wajik tradisional yang menggunakan perpaduan beras ketan (pulut) dan beras biasa sebagai bahan dasarnya. Campuran ini menghasilkan tekstur yang tetap lengket dan padat, namun tidak sekenyal wajik yang menggunakan ketan murni. Rasa manis legit berasal dari gula merah atau gula aren yang dimasak bersama santan, sementara aroma harum diperoleh dari santan dan daun pandan. Wajik jenis ini banyak dijumpai sebagai camilan tradisional, hidangan tamu, serta sajian pada acara adat dan hari besar keagamaan di berbagai daerah, termasuk Sumatra Selatan.
Bahan-Bahan
[sunting](± 20–25 potong wajik)
- Beras ketan putih sebanyak 300 gram (direndam selama 2–4 jam)
- Beras putih biasa sebanyak 200 gram (direndam bersamaan dengan ketan agar matang merata)
- Santan sebanyak 650–700 ml (digunakan untuk memasak beras dan membuat larutan gula)
- Gula merah atau gula aren sebanyak 250–300 gram (disisir atau dicincang halus)
- Gula pasir sebanyak 2–4 sendok makan (opsional, untuk menambah rasa manis)
- Garam sebanyak ½–1 sendok teh (sebagai penyeimbang rasa)
- Daun pandan sebanyak 2–3 lembar (diikat simpul untuk aroma)
Alat yang Digunakan
[sunting]- Kukusan
- Panci atau wajan tebal
- Spatula kayu atau silikon
- Loyang atau wadah cetak
- Daun pisang atau minyak secukupnya
- (untuk alas cetakan)
- Pisau
- (untuk memotong wajik)
Cara Membuat
[sunting]- Cuci beras ketan dan beras putih hingga bersih, lalu rendam selama 2–4 jam. Setelah itu tiriskan hingga air tidak menetes.
- Kukus campuran beras selama kurang lebih 30 menit hingga matang atau setengah matang, kemudian angkat dan sisihkan.
- Masukkan santan ke dalam panci, tambahkan gula merah, gula pasir, garam, dan daun pandan. Masak sambil diaduk hingga gula larut dan santan mendidih.
- Masukkan beras kukus ke dalam larutan gula santan. Masak dengan api kecil sambil terus diaduk agar tidak gosong dan santan meresap sempurna.
- Lanjutkan memasak hingga cairan habis, adonan menjadi lengket, padat, dan tampak mengilap.
- Siapkan loyang yang telah diolesi minyak atau dialasi daun pisang. Tuang adonan wajik, lalu tekan hingga padat dan permukaannya rata.
- Diamkan hingga wajik dingin dan mengeras, kemudian potong sesuai selera, umumnya berbentuk jajaran genjang.
Penyajian dan Penyimpanan
[sunting]Kue wajik beras campur pulut dapat disajikan sebagai camilan atau hidangan tradisional. Simpan dalam wadah tertutup pada suhu ruang selama 1–2 hari, atau di lemari pendingin untuk daya simpan yang lebih lama.