Lompat ke isi

Kue Wajik Pulut

Dari Wikibuku bahasa Indonesia, sumber buku teks bebas

Kue wajik pulut merupakan salah satu kue tradisional yang dikenal dalam budaya kuliner masyarakat Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan. Kue ini terbuat dari beras ketan yang dimasak bersama santan dan gula merah hingga menghasilkan tekstur lengket dengan rasa manis legit. Di OKU Selatan, kue wajik pulut kerap disajikan dalam berbagai acara adat, hajatan, dan perayaan keluarga sebagai simbol kebersamaan dan rasa syukur, serta menjadi bagian dari warisan kuliner tradisional yang masih dipertahankan hingga saat ini.

Bahan-bahan yang digunakan:

[sunting]
  1. 3 cangkir beras ketan (direndam selama 3 - 4 jam atau semalaman)
  2. 1 1/2 cangkir santan kental
  3. 1 buah gula merah (dicincang halus)
  4. 1/2 cangkir gula pasir (sesuai tingkat kemanisan yang diinginkan)
  5. 2 lembar daun pandan (diikat bersama)
  6. Sejumput garam

Cara Pembuatan

[sunting]
  1. Kukus beras ketan: Kukus beras ketan hingga matang dan mengembang (kurang lebih 30–40 menit).
  2. Siapkan Sirup Gula: Dalam wajan besar, masak santan, gula merah, gula pasir, daun pandan, dan garam hingga mendidih dan sedikit mengental.
  3. Tambahkan beras ketan: Tambahkan beras ketan yang sudah dimasak ke dalam sirup gula. Aduk terus di atas api sedang.
  4. Aduk Hingga Mengental: Terus aduk hingga campuran menjadi kental dan mengkilap serta tidak lengket di wajan.
  5. Tuang ke dalam loyang: Tuang ke dalam loyang yang dilapisi plastik atau diolesi sedikit minyak. Ratakan dan tekan dengan kuat.
  6. Dinginkan & Potong: Biarkan dingin sepenuhnya sebelum dipotong menjadi bentuk belah ketupat atau persegi.