Kumpulan Dongeng-Dongeng Unik/Tiada yang Paling Berkuasa Kecuali Allah
Tampilan
| Kitab Dongéng-Dongéng nu Aranéh oleh Pengarang: Muhammad Musa |
| Alih aksara: Kepadalisna Alih bahasa & edisi teks: Hayati Mayang Arum |
5. Tiada yang Paling Berkuasa kecuali Allah
Pada zaman dahulu, ada seorang raja yang bernama Kanut. Pada masa itu ia berangkat menjelajah ke tepi laut. Adapun para menterinya yang ikut, terlalu memuji kekuasaan raja, sampai berkata:
- "Wahai Tuanku, daratan dan lautan semuanya tunduk pada kekuasaan Paduka."
Terdengar oleh raja pujian dari para menterinya dan dianggap sebagai rayuan saja. Maka raja ingin meyakinkan pujian para menteri itu, lalu berdiri di paling pinggir, hingga terkena cipratan di kepalanya oleh hempasan ombak. Raja itu lalu berkata:
- "Hai laut, kamu jangan terlalu mendekat."
Tapi laut itu tidak peduli, ombaknya tetap datang membasahi pakaian nya. Maka raja berkata kepada para menterinya: Ucapnya:
- "Lihat oleh kalian para menteri, yang suka memuji bahwa darat dan laut tunduk padaku. Buktinya aku sampai basah terkena cipratan. Laut tidak menuruti perintahku. Tidak ada seorang pun di dunia ini yang berkuasa. Sesungguhnya hanya Tuhan Allah sajalah yang sudah menciptakan bumi dan langit, daratan dan lautan. Sudah tidak sepatutnya diterapkan pada manusia, yang disebut berkuasa yang sebenarnya."
Syair
[sunting]- Jelaslah bahwa seluruh bangsa manusia
Tidak ada satu pun yang berkuasa
Hanya Allah yang Maha Kuasa
Ciptaan-Nya semua tenteram - Jika ada yang menyebut manusia sakti
Itu pasti tidak akan terbukti
Coba pikirkan dalam hati
Yang menyebut sakti pasti tak akan dimengerti