Lompat ke isi

Latex/Pengantar

Dari Wikibuku bahasa Indonesia, sumber buku teks bebas

Apakah TeX itu?

[sunting]

TeX merupakan markup tingkat rendah dan bahasa pemprograman yang dibuat oleh Donald Knuth untuk mengeset dokumen secara konsisten dan atraktif. Knuth mulai menulis mesin typesetting TeX pada tahun 1977 untuk mengeksplorasi potensi dari peralatan digital printing yang mulai menyusup industri penerbitan pada waktu itu, terutama dengan harapan bahwa ia bisa mengubah kecenderungan memburuknya kualitas ketik yang ia lihat mempengaruhi buku dan artikelnya sendiri. Dengan meluncurkan dukungan karakter 8-bit pada 1989, perkembanan TeX secara mendasar telah dihentikan dengan hanya peluncuran periodik perbaikan bug. TeX merupakan sebuah bahasa pemprograman yang mendukung struktur if-else: anda dapat membuat perhitungan dengannya (bersamaan dengan kompilasi dokumen) dan sebagainya, tetapi anda akan menemukan bahwa sangat susah untuk melakukan yang lain selain pengesetan dengannya. Kendali yang baik pada TeX menawarkan struktur dokumen dan pemformatan yang sangat baik. TeX dikenal sangat stabil, untuk digunakan pada banyak jenis komputer, dan bebas bug. Nomor versi TeX bersifat konvergen menuju , dengan nilai saat ini 3,1415926.

Nama TeX dimaksudkan oleh pengembangnya sebagai /'tɛx/, /x/ merupakan frikatif velar, konsonan terakhir dari kata loch dan Bach. (Donald E. Knuth, The TeXbook) Huruf-huruf dari nama tersebut dimaksudkan untuk mewakili huruf kapital Yunani tau, epsilon, dan chi, karena TeX merupakan singkatan dari τέχνη (ΤΕΧΝΗ – technē), bahasa Yunani untuk "seni" dan "kerajinan", yang juga merupakan akar kata dari kata technical. Penutur bahasa Inggris sering mengucapkannya sebagai /'tɛk/, seperti suku kata pertama dari kata technical.

Alat-alat yang ditawarkan TeX "out of the box" relatif primitif, dan mempelajari cara melakukan tugas-tugas umum dapat memakan waktu yang signifikan. Untungnya, sistem persiapan dokumen berdasarkan TeX, yang terdiri dari kumpulan perintah dan makro yang telah dibuat sebelumnya, memang ada. Sistem-sistem ini menghemat waktu dengan mengotomatiskan tugas-tugas berulang tertentu; namun, kemudahan ini mengorbankan fleksibilitas desain yang lengkap. Salah satu paket makro yang paling populer disebut LaTeX.