Lompat ke isi

Lombok di Mata Perempuan/Sajak untuk Buku Tua

Dari Wikibuku bahasa Indonesia, sumber buku teks bebas

Duduk di hadapan rak-rak tua

Debu lebih setia dari pembaca

Halaman rapuh yang tak lagi muda

Hanya tanganku yang setia

Datang dengan penuh cinta


Di kota-kota besar sana

Buku disambut dengan pesta

Anak-anak muda menyesap kata

di warung kopi, trotoar, hingga ruang terbuka

Literasi jadi cahaya

Penerang jalan mereka


Di tempat yang katanya terindah di dunia

Buku-buku hanya pajangan semata

Dibiarkan bisu, kalah dengan wisata

Atau riuh gawai yang dipuja

Iri rasanya

Padahal ada banyak cerita

Yang terkunci dalam rumah-rumah tua


Kemewahan itu bernama membaca

Hanya terjangkau yang tau-tau saja

Nilai tak hingga di dalamnya

Dianggap pajangan semata


Hai buku tua di pojok sana

Nyawamu masih berguna

Untuk banyak kepala di luar sana

Yang kelaparan dan menganga