Lompat ke isi

Mahfuzhat/Kelas 1/Bagian 5

Dari Wikibuku bahasa Indonesia, sumber buku teks bebas
<< Bagian 4 Kelas 1 KMI Bagian 5 - Mahfuzhat Bagian 6 >>

Mahfuzhat Kelas 1 KMI

[sunting]

Bagian 5

[sunting]
  • فيِ التَّأَنِّي السَّلاَمَةُ وَفيِ العَجَلَةِ النَّدَامَةُ
Fī at-ta'annī as-salāmatu wa fī al-ʿajalati an-nadāmatu
Arti: Dalam kehati-hatian terdapat keselamatan dan dalam ketergesaan, penyesalan.
Penjelasan: Dalam mengerjakan suatu hal adalah wajib berhati-hati dan cermat, karena kehati-hatian menyebabkan pekerjaan selesai dengan selamat, sedang bila dikerjakan secara terburu-buru beresiko gagal dan penyesalan.
  • ثَمْرَةُ التَّفْرِيْطِ النَّدَامَةُ وَثَمْرَةُ الحَزْمِ السَّلاَمَةُ
Thamratu at-tafrīṭi an-nadāmatu wa thamratu al-ḥazmi as-saalāmatu
Arti: Buah dari kecerobohan adalah penyesalan dan buah dari kecermatan adalah keselamatan.
Penjelasan: Bila manusia cermat dalam mengerjakan impiannya, ia akan sampai dengan selamat dan sukses mencapai keinginannya, dan bila ia ceroboh, dalam perencanaan dan pengerjaan, maka niscaya ia akan menemukan penyesalan.
  • الرِّفْقُ بِالضَّعِيْفِ مِنْ خُلُقِ الشَّرِيْفِ
Ar-rifqu bi aḍ-ḍaʿīfi min khuluqi as-sharīfi
Arti: Kelemah lembutan kepada mereka yang lemah adalah akhlaq yang mulia.
Penjelasan: Welas asih kepada mereka yang lemah adalah salah satu akhlaq yang dimiliki oleh orang-orang yang mulia.
  • فَجَزَاءُ سَيِّئَةٍ سَيِّئَةٌ مِثْلُهَا
Fajazāʾu sayyi'atin sayyi'atun mithluhā
Arti: Balasan terhadap suatu kejahatan adalah kejahatan yang setimpal.
Penjelasan: Kejahatan yang dilakukan manusia pasti akan terbalas dengan kejahatan yang setimpal, oleh Allah.
  • تَرْكُ الجَوَابِ عَلىَ الجَاهِلِ جَوَابٌ
Tarku al-jawābi ʿalā al-jāhili jawābun
Arti: Tidak menjawab pertanyaan orang bodoh adalah suatu jawaban.
Penjelasan: "Bodoh" dalam konteks ini adalah "belum menerima pengetahuan dan enggan menerimanya". Menjawab pertanyaan orang yang enggan menerima pengetahuan adalah tidak ada gunanya, sehingga jawabannya cukup mendiamkannya.
  • مَنْ عَذُبَ لِسَانُهُ كَثُرَ إِخْوَانُهُ
Man ʿadhuba lisānuhu kathura īkhwānuhu
Arti: Siapa yang manis lidahnya, banyak saudaranya.
Penjelasan: Manusia menyukai orang yang baik lisannya, lembut hatinya.
  • إِذَا تَمَّ العَقْلُ قَلَّ الكَلاَمُ
Idhā tamma al-ʿaqlu qalla al-kalāmu
Arti: Bila akal telah sempurna, sedikitlah perkataannya.
Penjelasan: Semakin tinggi ilmu seseorang, semakin diam dirinya karena mengetahui konsekuensi perkataannya.
  • مَنْ طَلَبَ أَخًا بِلاَ عَيْبٍ بَقِيَ بَلاَ أَخٍ
Man ṭalaba akhan bilā ʿaybin baqīya bilā akhin
Arti: Siapa yang mencari saudara tanpa aib, akan berakhir sendirian.
Penjelasan: Semua orang memiliki aib, maka bila kita mencari teman tanpa aib, akan berujung kesendirian.
  • قُلِ الحَقَّ وَلَوْ كَانَ مُرًّا
Qul al-ḥaqqa walaw kāna murran
Arti: Katakan yang benar walaupun pahit.
Penjelasan: Berkatalah jujur, meskipun itu hal yang tidak disukai. Namun, berkata jujur harus dibersamai kebijaksanaan dan empati, tanpa keduanya, malah akan berujung menyakiti hati orang lain.
  • خَيْرُ مَالِكَ مَا نَفَعَكَا
Khayru mālika mā nafaʿaka
Arti: Sebaik-baik harta adalah yang mendatangkan manfaat bagimu.
Penjelasan: Harta, bila tidak memberikan manfaat, hanya menjadi tumpukan barang tidak berguna. Sebaik-baik harta adalah yang dapat dimanfaatkan dan memberikan manfaat bagi yang memiliki atau diberi.