Lompat ke isi

Mahfuzhat/Kelas 1/Bagian 9

Dari Wikibuku bahasa Indonesia, sumber buku teks bebas
<< Bagian 8 Kelas 1 KMI Bagian 9 - Mahfuzhat Al-I'tiraf oleh Abu Nawas >>

Mahfuzhat Kelas 1 KMI

[sunting]

Bagian 9

[sunting]
  • كُلُّ شَيْئٍ إِذَا كَثُرَ رَخُصَ إلَّا الأَدَبِ
Kullu shai'in īdhā kathura rakhuṣa illa al-adabi
Arti: Tiap hal itu ketika banyak menjadi murahan, kecuali adab.
Penjelasan: Seorang, semakin dia beradab, akan semakin mulia, semakin banyak orang beradab maka akan semakin baik suatu masyarakat.
  • أَوَّلُ الغَضَبِ جُنُونٌ وَ آخِرُهُ نَدَمٌ
Awwalu al-ghaḍabi junūnun wa ākhiruhu nadamun
Arti: Awal mula kemarahan adalah kegilaan, dan akhirnya adalah penyesalan.
Penjelasan: Orang yang marah akan gila dengan kemarahannya, merasa harus dilampiaskan, kemudian mencari objek untuk dijadikan samsak pelampiasan, setelah ia objek itu dirusak, dihancurkan, datanglah rasa penyesalan.
  • العَبْدُ يُضْرَبُ بِالعَصَا وَ الحُرُّ يَكْفِيْهِ بِالإِشَارَةُ
Al-ʿabdu yuḍrabu bi al-ʿaṣā wa al-ḥurru yakfīhi bi al-īshāratu
Arti: Hamba sahaya itu diperintah dengan dipukul, sedang orang yang merdeka cukup dengan isyarat.
Penjelasan: Semakin cerdas seseorang, semakin mudah ia diingatkan akan kesalahannya.
  • أُنْظُرْ مَا قَالَ ولَا تَنْظُرْ مَنْ قَالَ
Unẓur mā qāla wa lā tanẓur man qāla
Arti: Lihatlah apa yang dikatakan, bukan siapa yang mengatakannya.
Penjelasan: Ketika mendengarkan orang lain berbicara, dengarkan dulu nilai apa yang ia bawa, dan bukan lihat siapa, apa jabatan maupun siapa di belakangnya.
  • الحَسُوْدُ لَا يَسُوْدُ
Al-ḥasūdu lā yasūdu
Arti: Tidak akan berbahagia orang yang dengki.
Penjelasan: Orang yang dengki tidak akan fokus dengan dirinya, mereka hanya memikirkan orang lain, sehingga lupa kebahagiaan dirinya sendiri.
  • الأَعْمَالُ بِخَوَاتِمِهَا
Al-aʿmālu bikhawātimihā
Arti: Tiap pekerjaan harus dan akan selesai.
Penjelasan: Setiap hal akan berakhir, maka akhirilah dengan baik.