Lompat ke isi

Mawar Putih Terakhir

Dari Wikibuku bahasa Indonesia, sumber buku teks bebas
Adelia dan Mawar Putih

Di sebuah desa bernama Gardenia, hiduplah seorang gadis bernama Adelia. Ia dikenal sebagai gadis yang baik hati, ceria dan sangat bersemangat ketika berbicara mengenai bunga. Ia sangat senang berkebun, akan tetapi semua benih yang telah ia tanam selalu gagal untuk tumbuh.

Namun, Adelia tidak mudah berputus asa. Hingga pada akhirnya ia hanya memiliki satu benih bunga terakhir yaitu bunga mawar putih. Mawar putih merupakan bunga yang sulit tumbuh di Gardenia. "Aku tahu usahaku mungkin akan sia-sia, tapi aku akan berusaha untuk menjaga agar benih mawar putih ini tumbuh di kebun kecil ku" gumam Adelia sembari menanamkan benih mawar putih dengan harapan yang nyaris habis.

Hari berganti menjadi minggu, ajaibnya tunas kecil muncul. Adelia yang melihat benih yang ia tanam telah muncul merasa sangat bahagia. Perlahan tunas tersebut tumbuh hingga akhirnya mawar putih itu mekar dengan sempurna dan cantik.

Namun, setelah mawar putih tersebut telah mekar kabar duka muncul. Dokter Dokter memberi tahu Adelia bahwa tubuhnya melemah karena penyakit yang telah lama ia derita. Ia tak akan punya banyak waktu dan tak bisa lagi berkebun.

Mawar putih itu menjadi bunga pertama dan terakhir untuknya.