Lompat ke isi

Memoar Makassar/Di Kota Daeng

Dari Wikibuku bahasa Indonesia, sumber buku teks bebas

Di Kota Daeng

Kita berjabat tangan

Bertemu dan saling menyapa

Di tengah keramaian


Di Kota Daeng

Kita mencari sesuap nasi

Pagi dan malam terus bergulir

Tanpa kenal lelah


Di Kota Daeng

Perutmu akan dimanjakan

Oleh sajian makanan yang lezat

Dibuka dengan gurihnya Coto Makassar

Lalu ditutup manisnya Pisang Epe


Di Kota Daeng

Terdapat beribu kenangan indah

Kenangan itu semanis Pisang Ijo

Dan selezat semangkuk Pallubasa