Lompat ke isi

Memoar Makassar/Senja di Pantai Losari

Dari Wikibuku bahasa Indonesia, sumber buku teks bebas

Senja di Pantai Losari

[sunting]

Sudut kota yang indah

Penuh dengan kenangan

Satu hal selalu kurindu

Deburan ombak yang memanggil

Seakan melambaikan tangannya

Menyapa senja yang dinanti-nanti


Namun kini rasanya sungguh berbeda

Senja seakan malu menampakkan dirinya

Tertutupi oleh bangunan-bangunan tinggi


Senja di Pantai Losari tak lagi sama

Tak seindah dahulu

Cahaya-cahaya terangnya tak lagi terlihat

Hanya tertinggal bayang-bayang sinarnya

Dibalik tembok yang dipantulkannya


Sore di Pantai Losari

Rasanya tak seperti dulu lagi

Senja pun merasa dirinya tak diharapkan lagi


Senja menitip salam kepada ombak

“Jika kau mencariku, datanglah ke tepi”

Sebab senja selalu berjanji akan kembali

Menemani sepi, menenangkan hati