Lompat ke isi

Mengenal Komoditas Lokal Sulawesi Selatan/Komoditas Perikanan

Dari Wikibuku bahasa Indonesia, sumber buku teks bebas

KABUPATEN BULUKUMBA

PERIKANAN DI DAERAH KAJANG, BULUKUMBA

Sulawesi selatan menyimpan begitu banyak kekayaan alam dan berbagai jenis mata pecaharian sesuai dengan letak geografisnya, mulai dari bidang perikanan, perkebunan dan peternakan. Bidang ini masing-masing memiliki sektor dengan luar yang beragam. Sulawesi selatan yang memiliki 3 kota dan 21 kabupaten diantaranya kota Makassar, kota Palopo dan Kota pare-pare. sedangkan kabupaten diantaranya Bantaeng, Barru, Bone, Bulukumba, Enrekang, Gowa, Jeneponto, Kepulauan Selayar, Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, Maros, Pangkajene dan Kepulauan, Pinrang, Sidenreng Rappang, Sinjai, Soppeng, Takalar, Tana Toraja, Toraja Utara, dan Wajo.

Persebaran bidang ini disesuaikan dengan letak geografis setiap kota dan kabupaten. Adapun daerah yang memilik sektor perikanan diantaranya daerah Barru, Pangkajenekepulauan, Maros, sebagian daerah Sinjai, sebagian daerah Bulukumba. Sektor pertanian dapat dijumpai pada daerah Bone, sebagain daerah Bulukumba, Enrekang sebagian daerah Gowa, Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara Pinrang, Sidenreng Rappa, Soppeng, Tana Toraja dan sebagian daerah Takalar. Sedangkan daerah dengan sektor perikanan diantaranya daerah Bulukumba, sebagaian daerah Bone, seagaian daerah Sinjai, sebagian daerah Jeneponto, dan Takalar dan Bantaeng.

Sektor perikanan memegang peran penting bagi daerah yang berada disepanjang bibir pantai Sulawesi Selatan. Salah satunya daerah Bulukumba yang berada dibagian paling selatan provinsi sulwesi selatan dan  sekitar 200 km dari kota Makassar. Daerah Bulukumba memiliki luas sekitar 1.154,671 km2, dengan batas wilayah bagian utara adalah kabupaten Sinjai, bagian timur terdapat Teluk Bone, bagian selatan kabupaten Selayar dan bagian barat kabupaten Bantaeng.

Kabupaten Bulukumba terkenal dengan nama “Bumi Panrita Lopi”. Sesuai dengan namannya masyarakat Bulukumba dominan memiliki keahlian dalam sektor perikanan. Bulukumba memiliki 10 kecamatan diantaranya kecamatan Ujung Bulu, Gantarang, Kindang, Ujung Loe, Bontobahari, Bontotiro, Hero Lange-Lange (Herlang), Kajang, Bulukumpa, dan Rilau Ale. Salah satu daerah dengan mayoritas masyarakatnya berfokus pada sektor perikanan adalah kecamatan Kajang.

Kecamatan Kajang adalah salah satu icon dari kabupaten Bulukumba. Masyarakat yang tinggal didaerah bagian timur bulukumba  mayoritas  bermata pencaharian nelayan. Daerah Kajang memiliki luas daerah 126,18 km2 dan memiliki Pelabuhan yang sangat terkenal yakni Pelabuhan Kassi. Pelabuhan ini terletak di bagian Timur kajang dan digunakan sebagai tempat untuk melaksanakan aktivitas atau pusat kegiatan ekonomi  seperti  tempat berlabuhnya kapal dan sebagai tempat perdagangan masayarakat kajang untuk menjual hasil perikanan yang telah didapatkan. [1]

Hasil perikanan masyarakat kajang menjadi bagian utama dalam penjualan masyarakat setempat. selain itu juga dijadikan sebagai lauk pauk utama. Hasil perikanan yang didapatkan berupa ikan mulai dari ukuran kecil, ukuran sedang hingga ukuran besar. berbagai jenis ikan dihasilkaan dilaut sekitar kajang. Selain dijual di pelabuhan kassi kajang, hasil perikanan ini juga biasanya dijual atau di ekspor hingga ke kota Makassar dan bisa sampai ke luar sulawesi.

Berdasarkan data dari berbagai sumber, termasuk BPS dan Dinas Perikanan Kabupaten Bulukumba, Kecamatan Kajang secara konsisten menunjukkan angka produksi perikanan tangkap yang signifikan. Pada tahun-tahun sebelumnya, seperti tahun 2015, produksi perikanan tangkap terbesar di Kabupaten Bulukumba berada di Kecamatan Kajang. Hal ini menunjukkan potensi kelautan yang besar di wilayah tersebut.

Daerah Kajang menunjukkan kontribusi spesifiknya terhadap total produksi perikanan di kabupaten. serta nilai Ekonomi yakni Potensi daerah Bulukumba yang terbesar berada di laut, dengan nilai produksi perikanan tangkap secara keseluruhan mencapai triliunan rupiah, di mana Kecamatan Kajang turut berperan penting dalam angka tersebut. serta Fasilitas Pendukung di kecamatan kajang dimana Keberadaan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Kajang menunjukkan aktivitas perikanan yang padat di daerah ini, yang didukung oleh fasilitas memadai untuk menampung hasil tangkapan nelayan.[2]

  1. Badan Pusat Statistik Kabupaten Bulukumba. 2019. Kabuipaten Bulukumba dalam Angka Bulukumba Regency in figures. BPS kabupaten Bulukumba.
  2. Ramli, Muh. 2018. Kecamatan Kajang dalam Angka. Badan Pusat Statistik Kabupaten Bulukumba.