Menilik Kekhasan di Desa Sade/Filosofi Pohon Cinta di Desa Sade

Terdapat hal unik di Desa Sade, Lombok, yakni sebuah symbol yang dikenal dengan sebutan Pohon Cinta. Pohon ini memiliki filosofi mendalam bagi masyarakat Suku Sasak, khususnya dalam tradisi pernikahan adat yang disebut “merarik” atau kawin lari. Pohon Cinta yang sebenarnya merupakan pohon nangka menjadi tempat pertemuan bagi pasangan muda yang bersepakat untuk menikah. Biasanya, calon mempelai pria akan menjemput calon istrinya pada malam hari dibawah pohon tersebut, sesuai janji yang telah mereka buat sebelumnya. Keesokan harinya, pihak pria bersama rombongan akan mendatangi rumah calon mempelai wanita untuk memberi tahu sekaligus melamar secara adat. Dengan demikian, Pohon Cinta bukan hanya sekadar pohon, melainkan simbol ikonik perjalanan cinta dan ikatan sakral dalam budaya Suku Sasak Sade.[1]
Referensi
[sunting]- ↑ https://travel.kompas.com/read/2022/03/20/210700727/pohon-cinta-saksi-bisu-percintaan-muda-mudi-di-desa-sade, Elsa Katriana,Nabilla Tashandara. (2022). Kompas.com.