Lompat ke isi

Mimi dan Es Krim Hijau Kesukaannya

Dari Wikibuku bahasa Indonesia, sumber buku teks bebas
Es krim matcha

Mimi adalah seorang anak perempuan berusia tujuh tahun yang sangat menyukai es krim. Ia selalu meminta uang jajan kepada ibunya untuk membeli es krim di sekolah. Namun, Mimi memiliki selera yang berbeda dari teman-temannya. Saat teman-temannya asyik menikmati es krim cokelat atau stroberi yang manis, Mimi justru memilih es krim matcha. Warna hijaunya yang cantik dan rasa pahitnya yang lembut membuat es krim matcha menjadi es krim favorit Mimi. Sayangnya, pilihan uniknya itu sering menjadi bahan ejekan teman-temannya.

"Ih, Mimi makan es krim rasa rumput!" ejek Toni sambil tertawa.

Mimi hanya tersenyum tipis. Ia sudah terbiasa dengan ejekan itu dan tahu bahwa teman-temannya tidak menyukai rasa matcha.

Bu Lisa, salah satu guru Mimi di sekolah, melihat kejadian itu. Ia kemudian menghampiri Mimi. "Kenapa kamu suka sekali es krim warna hijau ini, Nak?" tanya Bu Lisa lembut.

Mimi menjawab dengan jujur, "Karena rasanya tidak seperti yang lain, Bu. Teman-teman saya bilang rasanya aneh, tapi saya suka."

Bu Lisa tersenyum. "Mimi, setiap orang punya kesukaan yang berbeda-beda. Apa yang enak untuk satu orang, mungkin tidak untuk yang lain. Begitu juga dengan hidup. Tidak semua orang harus menyukai hal yang sama. Keunikanmu itu justru yang membuatmu istimewa. Jangan biarkan perkataan orang lain membuatmu malu dengan apa yang kamu sukai."

Mimi menatap es krim matchanya, lalu tersenyum pada Bu Lisa. Kata-kata Bu Lisa membuatnya merasa lebih percaya diri. Ia mengerti sekarang, tidak apa-apa jika seleranya berbeda dari yang lain. Justru itulah yang membuatnya menjadi dirinya sendiri.

Sejak hari itu, Mimi selalu menikmati es krim hijau kesukaannya dengan gembira, tanpa memedulikan ejekan dari teman-temannya. Ia bangga dengan pilihan uniknya.