Lompat ke isi

Negeri Indah Kapas

Dari Wikibuku bahasa Indonesia, sumber buku teks bebas

Sinopsis

[sunting]

Rafa mengajak Faiz untuk pergi ke pasar malam.sesampainya disana saat dia membeli gulali kapas,ia menemukan sebuah cincin,yang membawanya ke sebuah negeri,yang bernama negeri kapas

Lakon

[sunting]
  • Rafa
  • Faiz
  • Gogom

Ajakan Rafa

[sunting]

Kring…kring bel sekolah berbunyi,tanda bahwa jam pulang telah tiba,saat aku ingin pulang dengan tas ransel ku,tiba-tiba teman ku yang bernama Rafa menghentikan langkah ku.aku pun bertanya padanya “Rafa kenapa kau menghentikan langkah ku” sambil menghela nafas rafa berkata padaku “Faiz aku cuman ingin mengajak mu,nanti malam jam 9 karna ada pasar malam baru buka di lapangan.”setelah itu aku mengiyakan tawaran Rafa karna memang ini ialah hari Sabtu jadi karna besok hari libur aku bisa pergi ke pasar malam bersama rafa.setelah.Sampai di rumah,aku beristirahat mandi dan makan.tak terasa waktu telah menunjukkan pukul 8 malam.aku pun langsung cepat ganti baju dan berangkat ke rumah Rafa,setelah sampaie di rumah Rafa,ternyata rafa sudah di depan rumah untuk menunggu ku.Akhirnya kami pun berjalan bersama ke lapangan,saat tiba di pasar lapangan aku pun sangat terkesima dengan pasar malam yang begitu megah dan punya banyak sekali permainan.Aku pun berkata kepada Rafa “wah megah sekali ya fa pasar malam ini.” Ya,sudah ku bilang kan pasar malam ini banyak sekali permainan “ucap Rafa” kemudian kami masuk ke dalam pasar malam ini dan berkeliling.Tiba-tiba di tengah jalan pandangan ku terfokus pada penjual gulali.Kemudian aku berkata pada rafa “Fa aku sebentar ya ingin membeli 1 kantong gulali.” Setelah bilang pada rafa aku pun akhirnya membeli gulali tersebut.setelah membeli dan memakan setengah nya ,aku heran dengan adanya sebuah cincin di tengah gigitan ku.Warna nya sangat mengkilap,dan juga sangat indah.setelah melihat cincin itu aku pun merasa seperti ada ajakan untuk memakai cincin itu.dan aku pun memakai cincin itu.setelah memakai cincin itu tiba-tiba dari cincin itu,keluar sinar yang sangat terang aku pun berkata “ap…apa…itu” ucap ku.hanya dalam beberapa detik aku merasa aku sudah tidak lagi di pasar malam itu tapi sudah ditempat dan dimensi yang berbeda.dimana aku “ucap ku sambil ketakutan” aku pun rasanya sudah menyusuri tempat ini setengah nya.Aneh sekali tempat ini lantai nya empuk berwarna pink seperti gulali “kata ku” tiba-tiba di saat aku sedang menyusuri tempat ini aku sangat kaget karna ada sebuah gulali besar yang seolah hidup dan berbicara kepadaku,ia terus memanggil nama ku,suara nya sangat jelas sekali.Akhirnya dengan perasaan takut dan nekat aku mendatangi gulali raksasa itu,kemudian aku pun berkata “kenapa kau memanggil nama ku???.” Gulali raksasa itu pun berkata “akhirnya ada tamu yang datang ke negeri kapas ini ahhahahaha selamat datang di negeri kapas wahai anak muda,perkenalkan aku Gogom raja negeri kapas” Aku pun akhirnya hanya menjawab dan kembali bertanya “negeri kapas??” Ya negeri kapas negeri yang isi nya hanya gulali gulali kapas kesukaan semua anak-anak ucap Gogom.setelah bercerita aku diajak oleh Gogom menyusuri negeri kapas yang sangat luas.”wahh,luas sekali.” Ucap ku.kemudian sesaat setelah itu aku di bawa oleh Gogom untuk mencicipi pohon kapas yang sangat manis,dan lezat.aku pun memakan semua jenis gulali hingga aku lupa waktu.sungguh aku belum pernah mencicipi gulali kapas selezat dan semanis ini.setelah beberapa waktu menyusuri negeri kapas aku pun bertanya pada Gogom “bagaimana caranya aku pulang???.” Gogom pun menjawab “tekan saja permata yang ada di cincin itu mengapa kamu cepat sekali pulang aku hanya hidup sendiri” maaf ya gom sepertinya aku tidak bisa berlama lama disini terima kasih telah mengajak ku berkeliling tempat ini. Ucap ku.

Kemudia aku pun mengucapkan salam perpisahan ku pada Gogom dan juga menekan tombol pada cincin tersebut.selamat tinggal gom sampai jumpa lagi “ucap salam perpisahan ku pada Gogom” hanya selama beberapa detik akhirnya aku kembali ke pasar malam tampak aku sudah berada di samping toko tempat aku membeli gulali kapas di pasar malam itu.tak berselang lama rafa pun mendatangi iz kamu kok lama sekali sih “ucap rafha yang kesal dengan ku” maaf ya fa,kamu tau tak aku barusan dari negeri kapas ucap ku. Ada ada saja kamu iz itu kan hanya ada di dongeng ucap rafa

Aku pun akhirnya menyerah karna tak ada yang percaya bahwa aku barusan dari negeri itu.ya sudah jangan kesel lagi ya fa aku traktir kamu minum deh “ucap ku sambil merayu rafa” akhirnya kami pun tertawa dan pulang bersamaaa.

-tamat-