Panduan Dzikir Pagi
Catatan: Buku masih dalam tahap pengembangan

Buku kecil ini berisi kumpulan dzikir yang bisa dibaca setiap pagi, sesuai dengan ajaran Rasulullah ﷺ. Isinya dibuat singkat dan mudah diikuti, supaya siapa pun bisa mengamalkan dzikir pagi tanpa ribet. Selain teks Arab dan terjemahannya, di dalamnya juga ada sedikit penjelasan tentang waktu terbaik dan keutamaannya. Cocok banget buat teman memulai hari dengan hati yang tenang dan pikiran yang lebih fokus, sambil terus mengingat Allah.
Keutamaan dzikir pagi
[sunting]Dzikir pagi punya banyak keutamaan yang besar buat kehidupan seorang muslim. Dengan berdzikir sejak pagi, kita mulai hari dengan mengingat Allah, menenangkan hati, dan memohon perlindungan dari hal-hal buruk yang mungkin terjadi seharian.
Rasulullah ﷺ sangat menganjurkan umatnya untuk berdzikir di waktu pagi dan petang. Dalam salah satu hadis disebutkan,
“Barang siapa membaca dzikir pagi dan petang, maka Allah akan melindunginya dari segala keburukan.” (HR. Muslim)
Dzikir pagi juga jadi tanda rasa syukur atas nikmat hidup yang masih diberikan. Selain itu, dzikir bisa memperkuat hati, membuat pikiran lebih jernih, dan menumbuhkan semangat menjalani hari dengan cara yang baik dan penuh makna.
Urutan dzikir pagi
[sunting]ٱللَّهُ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلْحَىُّ ٱلْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُۥ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَّهُۥ مَا فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِى ٱلْأَرْضِ ۗ مَن ذَا ٱلَّذِى يَشْفَعُ عِندَهُۥٓ إِلَّا بِإِذْنِهِۦ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَىْءٍ مِّنْ عِلْمِهِۦٓ إِلَّا بِمَا شَآءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ ۖ وَلَا يَـُٔودُهُۥ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ ٱلْعَلِىُّ ٱلْعَظِيمُ
Arab-Latin: allāhu lā ilāha illā huw, al-ḥayyul-qayyụm, lā ta`khużuhụ sinatuw wa lā na`ụm, lahụ mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ, man żallażī yasyfa'u 'indahū illā bi`iżnih, ya'lamu mā baina aidīhim wa mā khalfahum, wa lā yuḥīṭụna bisyai`im min 'ilmihī illā bimā syā`, wasi'a kursiyyuhus-samāwāti wal-arḍ, wa lā ya`ụduhụ ḥifẓuhumā, wa huwal-'aliyyul-'aẓīm
Terjemah: “Allah, tidak ada ilah (yang berhak disembah) melainkan Dia, yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya). Dia tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi-Nya tanpa seizin-Nya. Dia mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka. Mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dia tidak merasa berat memelihara keduanya. Dan Dia Maha Tinggi lagi Maha besar.” (Al-Baqarah: 255)
(Dibaca 1x)
قُلْ هُوَ ٱللَّهُ أَحَدٌ ٱللَّهُ ٱلصَّمَدُ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ وَلَمْ يَكُن لَّهُۥ كُفُوًا أَحَدٌ
Arab-Latin : Qul huwa llāhu aḥad Allāhu ṣ-ṣamad Lam yalid wa lam yūlad Wa lam yakun lahu kufuwan aḥad
Terjemah: “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Katakanlah: Dialah Allah, Yang Maha Esa. Allah adalah ilah yang bergantung kepada-Nya segala urusan. Dia tidak beranak dan tiada pula diperanakkan, dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia.” (QS. Al-Ikhlas: 1-4)
(Dibaca 3x)
Arab-latin: Qul a‘ūdzu birabbin-nās Malikin-nās Ilāhin-nās Min sharri l-waswāsil-khannās Alladzī yuwaswisu fī ṣudūrin-nās Minal-jinnati wan-nās
Terjemah: Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Katakanlah: Aku berlindung kepada Rabb manusia. Raja manusia. Sembahan manusia, dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari jin dan manusia.” (QS. An Naas: 1-6)
(Dibaca 3x)
Arab-latin: Qul a‘ūdzu birabbil-falaq Min sharri mā khalaq Wa min sharri ghāsiqin idzā waqab Wa min sharri n-naffātsāti fil-‘uqad Wa min sharri ḥāsidin idzā ḥasad
Terjemah:Katakanlah, “Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh, dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan perempuan-perempuan penyihir yang meniup pada buhul-buhul (talinya), dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki.” (QS. Al-Falaq:1-5)
(Dibaca 3x)