Lompat ke isi

Pengguna:Joshlondah

Dari Wikibuku bahasa Indonesia, sumber buku teks bebas

Resensi Buku “Keruntuhan Jurnalisme”

Judul : Keruntuhan Jurnalisme Penulis : Dudi Sabil Iskandar Penerbit : Lentera Ilmu Cendekia Halaman : 149 Halaman Cetakan : Pertama januari 2015

Tentang Penulis Dudi iskandar Lahir di Bandung,5 maret 1972. Menyelesaikan kuliah di jurusan dakwah Fakultas Ushuluddin di institute IAIN,Sunan Gunung Djati Bandung ,1996, dengan predikat cum laude.Pernah menjadi wartawan selama 12 tahun di berbagai media cetak dan online.Antara lain,Media Indonesia (Oktober 2001- November 2007) Koran Jakarta (Desember 2007- Maret 2010) dan berita satu.com (Juni-Juli 2010) sebelum dan sesudah menjadi wartawan ,Dudi Iskandar produktif menulis di berbagai media cetak puluhan tulisan di muat di Kompas ,Koran Tempo, Media Indonesia , jurnal nasional . Hingga Pada tahun 2012 menjadi pengajar Ilmu Komunikasi Universitas Budi Luhur,Jakarta ,dan di beberapa Universitas lainya . Serta aktif juga penelitian di cirus Surveyors Group (CSG) Jakarta .

Isi Buku Buku ini menbicarakan tentang baik buruknya dunia jurnalis masa sekarang. Bagaimana sebenarnya permainan di dalam dunia penyiaran perkembangan dunia jurnalis yang makin hari makin memburuk kualitasnya. Buku ini banyak menceritakan pendapat penulis yang kritis dan to the point. Buku ini juga menceritakan pengalaman penulis saat menjadi wartawan, menceritakan keadaan sesungguhnya dunia jurnalis.

Kelebihan Buku Buku ini memberikan banyak inspirasi bagi para jurnalis agar dapat lebih kritis dan tidak hanya melihat sesuatu dari segi positifnya saja melainkan dari sisi negatifnya juga. buku ini menceritakan dengan kenyataan yang ada. Selain itu pembaca dapat merasakan seperti dapat tahu tentang dunia jurnalisme itu seperti apa. isi buku di tulis berdasarkan pengalaman seorang penulis yang mengguliti bidang jurnalisme.

Kekurangan Buku Ada sebagian istilah didalam buku yang kurang dapat dipahami. Cover bagian depan dari buku animasinya kurang menarik. terdapat dalam penulisan catatan kaki yang masih salah dalam penulisannya dan masih banyak penulisan kata yang kurang tepat. Membutuhkan editor yang lebih teliti.