Pengguna:Nur Baidha 7783
Adibah
Adibah seorang anak perempuan yang suka memanjat. Jika bermain ke rumahnya, tengoklah ke atas pohon Jambu Air di depan rumahnya. Biasanya Adibah menghabiskan waktu luang di sana. Celana batik selutut dan kaos oblong orange gambar pohon di bagian depan, persis di tengah dadanya. Baju itu, disebutnya baju kebesaran, tanda penguasa pohon Jambu Air.
Bunda hanya bisa menggeleng-geleng kepalanya. Tahun ini, Adibah 11 tahun dan masih suka memanjat dan malas membaca buku pelajaran. Diajar memasak malah marah-marah. Temani bunda belanja ke pasar, selalu ada alasan untuk pulang ke rumah, kakinya sakit, kepalanya pusing, perutnya mual--sederet alasan Adibah.
Adibah menatap bunda dari atas pohon. Dilihatnya wajah sedih sang bunda yang tak pernah lelah menyuruhnya turun.
Adibah bersahut dari atas pohon,
"Bunda, aku senang di sini. Mungkin bisa kucoba sesuatu yang membuat bunda tersenyum. Memantau kedatangan ayah atau membaca sebuah cerita."
Bunda terkejut. Terpikir olehnya artikel singkat yang ada di wikimedia.com
"Adibah, apa hal terindah yang kau lihat dari atas pohon?" Teriak bunda.
"Langit, awan, jika beruntung pesawat yang sedang melintas."
Bunda bersegera masuk ke rumah. Di print artikel tentang awan dari wikimedia.or.id
"Adibah, turunlah sejenak dan bacalah ini."
Adibah turun mengambil secarik kertas. Awan, menarik sekali.
Esok,bunda nge-print tentang langit. Esoknya lagi, tentang angin. Esoknya lagi, tentang pesawat, esok, esok dengan artikel baru.
10 hari berlalu. Adibah tidak terlihat di atas pohon. Bunda panik dan mencarinya.
Aha! Adibah di ruang kerja ayah, duduk manis di depan komputer. Adibah membaca dan mencari tahu segalanya. Adibah, anak perempuan bunda yang melihat segalanya tapi belum mengenalnya. Kini, wikimedia.or.id menjembatani Adibah untuk mengenal apa yang pernah ia lihat dari atas pohon Jambu Air.