Lompat ke isi

Peninggalan Kerajaan Singosari di Jawa Timur

Dari Wikibuku bahasa Indonesia, sumber buku teks bebas

Pengantar

[sunting]

Kerajaan Singosari yang berdiri antara tahun 1222 dan 1292 di Jawa Timur merupakan salah satu kerajaan penting dalam sejarah Nusantara. Kerajaan ini tidak hanya dikenal karena perannya dalam perkembangan politik dan kebudayaan Jawa, tetapi juga karena berbagai peninggalannya yang masih dapat kita temui hingga sekarang. Peninggalan-peninggalan tersebut menjadi bukti nyata kejayaan Kerajaan Singosari serta mencerminkan kehidupan sosial, keagamaan, dan seni pada masa itu.

Jenis peninggalan yang ditinggalkan cukup beragam, mulai dari candi sebagai tempat pemujaan, arca-arca yang melambangkan tokoh dewa maupun raja, hingga prasasti yang memuat catatan sejarah penting. Bahkan terdapat karya sastra yang turut menyingkap perjalanan sejarah dan kisah tokoh-tokoh besar dari masa tersebut. Melalui peninggalan-peninggalan ini, kita dapat memahami nilai-nilai budaya, religius, serta warisan pemikiran yang diwariskan oleh Kerajaan Singosari.

Untuk itu, penulis mencoba merangkum beberapa peninggalan penting Kerajaan Singosari yang masih bisa kita pelajari hingga kini, baik berupa bangunan, arca, prasasti, maupun karya sastra.

Penulis

[sunting]
  1. Candi Sumberawan (Teni)
  2. Candi Singosari (Nila)
  3. Candi Kidal (Rhani)  
  4. Arca Ganesha Bunulrejo (Annida)
  5. Prasasti Singosari (Yuliana)
  6. Ken Dedes (Dani)
  7. Arca Kertanegara(Intan)
  8. Kitab Pararaton (Kanya)