Pesona Nusantara: Menelusuri Keunikan 10 Daerah di Indonesia/Batu Saujana: Menelusuri Harmoni Wisata Kota Batu
Selayang Pandang Kota Batu
[sunting]
Kota Batu merupakan salah satu kota yang berada di Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Sebelumnya Kota Batu merupakan bagian dari Sub Satuan Wilayah Pengembangan 1 (SSWP 1) Malang Utara dan terletak 15 km sebelah barat Kota Malang, berada di jalur Malang-Kediri dan Malang-Jombang. Luas kawasan Kota Batu secara keseluruhan adalah sekitar 199,09 km² terbagi ke dalam 3 kecamatan, yakni kecamatan Batu, Kecamatan Bumiaji dan Kecamatan Junrejo. Berdasarkan lua wilayah, maka Kecamatan Bumiaji merupakan kecamatan yang wilayahnya. [1]

Kondisi geografis Kota Batu yang berada di daerah perbukitan/lereng menjadikan Kota Batu dikenal sebagai destinasi wisata terkemuka di Indonesia. Kota Batu memiliki potensi keindahan alam yang luar biasa sehingga mendapatkan berbagai julukan dari banyak orang yang sudah mengunjungi Kota Batu. Beberapa julukan yang disematkan pada Kota Batu yaitu Kota Apel De Kleine Zwitserland atau Swiss Kecil di Pulau Jawa dan Kota Agropolitan.[2]
Ikon
[sunting]
Ikon dari Kota Batu adalah Alun-Alun Kota Batu terdapat patung buah apel yang selama ini juga menjadi ikon Kota Batu berada di Tengah-tengah taman. Alun-alun Kota Batu terletak di Jalan Diponegoro, Sisir, Kecamatan Batu. Lokasi alun-alun berada ditengah Kota Batu sehingga memudahkan pengunjung untuk datang ke ikon Kota Batu ini. Jika berangkat dari Malang, jaraknya sekitar 20 km atau ditempuh dalam waktu kurang lebih satu jam saja. Daya tarik dari alun-alun Kota Batu adalah adanya biaglala yang menjadi ciri khas juga dari taman alun-alun Kota batu. Ketika menaiki wahana bianglala, maka akan nampak keindahan pusat Kota Batu dan daerah sekitarnya yang sangat menarik dari ketinggian.
Harmoni wisata alam, kuliner dan edukasi
[sunting]
Potensi Kota Batu yang sangat besar pada bidang pariwisata dan pertanian mendorong masyarakat dan pemerintahan Kota Batu untuk menciptakan wahana wisata yang saling bersinergi antara permainan modern, edukasi, alam serta kuliner yang ada di Kota Batu. Wisata alam yang menarik dikunjungi salah satunya adalah Coban Talun yang terletak di Junggo, Kecamatan Bumiaji. Coban Talun memilki daya tarik yang sangat luar biasa, pengunjung akan disuguhi pemandangan air terjun yang menarik dengan aliran jernih, lingkungan alam yang sejuk, juga disediakan penginapan tematik seperti rumah pagupon dan Apache.

Selain wisata alam, di Kota Batu juga banyak sekali wisata edukasi dan permainan modern yang dapat dinikmati oleh para pengunjung, Salah satunya adalah Jatim Park 2 yang didalamnya terdapat wisata Secret Zoo. Batu Secret Zoo merupakan tempat wisata dan kebun binatang modern yang terletak di Kota Batu, Jawa Timur. Beberapa koleksi hewan dari berbagai habitat yang sebagian besar berasal dari Asia dan Afrika dapat ditemukan di kebun binatang ini, antara lain singa putih, kijang afrika, burung macau, dan bermacam-macam reptil. [3]

Menikmati Kota Batu jelas tidak lengkap jika tidak merasakan kuliner khas dari Kota Batu. Salah satunya adalah “Pos Ketan Legenda 1967” yang menjual ketan dengan berbagaitoping. Warung ketan ini melegenda dikalangan pelanggan setianya karena telah hadir selama 58 tahun lalu dan masih eksis sampai saat ini.
Kesenian Khas
[sunting]
Kesenian tradisonal bantengan saat ini telah berkembang sejak jaman perjuangan. Permainan kesenian bantengan dimainkan oleh dua orang yang berperan sebagai kaki depan bertugas memegang kepala bantengan dan pengontrol tari bantengan serta kaki belakang yang berperan sebagai ekor bantengan. Kostum bantengan biasanya terbuat dari kain hitam dan topeng yang berbentuk kepala banteng yang terbuat dari kayu serta tanduk asli Kerbau atau banteng, adapun yang dibuat replika tanduk dari kayu.
Bantengan ini selalu diiringi oleh sekelompok orang yang memainkan musik khas bantengan dengan alat musik berupa gong, kendang, dan lain-lain. Pengiring bantengan selanjutnya adalah macanan. Pemain yang memainkan macanan akan menggunakan kostum berupa kain yang bermotif belang kuning, hitam seperti macan. Di Kota Batu kesenian ini berkembang dengan selalu diadakan event tahunan seribu banteng yang dilaksanakan setiap tahun dengan melibatkan seluruh seniman bantengan di Kota Batu dan beberapa perwakilan Seniman Bantengan yang ada diwilayah Jawa Timur. [4]
