Pesona Nusantara: Menelusuri Keunikan 10 Daerah di Indonesia/Keindahan Pantai Meleura
Keindahan Pantai Meleura
Pantai Meleura merupakan sebuah pantai yang terletak di Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara, Indonesia. Terletak di desa Lakarinta Kecamatan Lohia yang letaknya kurang lebih 15 km dari Raha, ibukota Kab. Muna.
Nama Meleura diambil dari kata Nobele' (artinya, terbalik) dan Ure (artinya, air laut yang naik) - Dua kata tersebut berasal kisah perahu La Ifu yang terbalik ketika sedang berbaring diatas perahu sembari menunggu makanan yang sedang di masak oleh sahabat-sahabatnya di Meleura. Ketika perahunya terbalik, hampir satu jam lebih beliau bertahan dan mengapung di dalam perahu tersebut hingga dibawa ombak ke tepian pantai. Ketika ditemukan, sambil tersenyum, disitulah beliau mengabadikan kisahnya kedalam kata Nobele dan Ure di Meleura. Meski tidak pandai berenang, hobi beliau adalah memancing dan memukat ikan di Meleura.

Keindahan pantai Meleura banyak menarik perhatian para wisatawan baik dari masyarakat Muna maupun masyarakat di luar pulau Muna. Wisatawan dapat berkunjung ke pantai Meleura baik menggunakan sepeda motor maupun mobil. Air laut yang jernih menjadi keindahan tersendiri yang banyak diminati oleh wisatawan. Penyajiannya tampak eksotis dengan bentang alam yang luas, perpaduan alam yang luas, langit, pepohonan, dan tebing menambah keindahan pantai ini. Sekilas, pantai ini mirip dengan pantai Raja Ampat yang memiliki tumpukan bebatuan bukit-bukit. Tak sedikit orang menyebut pantai ini adalah “Raja Ampat”-nya Muna.
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Sultra, H. Belli mengungkapkan, keindahan pantai Meleura terkenal dengan air lautnya yang jernih. Penyajiannya tampak eksotis dengan bentang alam yang luas, perpaduan udara, langit pepohonan dan tebing.
“Suguhan batuan cadas karst yang berjejeran indah mengelilingi pantai, menyatu dengan hamparan pasir putih yang luas. Selintas pemandangan pantai ini menyerupai dengan tumpukan bebatuan bukit-bukit yang ada di Raja Ampat Papua Barat,” ungkap Belli.
Ketika memasuki area pantai, kata Belli, di pintu gerbang masuk berdiri papan nama menyunting “Pantai Meleura”, dimana spot ini juga bisa diabadikan dalam foto. Masih dikawasan pantai Meleura, terdapat juga pengangkatan satwa laut seperti penyu dan ikan kerapu.
“Untuk kelokasi penangkaran bisa dijangkau dengan sampan atau perahu pincara. Dikawasan ini juga terdapat danau ubur-ubur,” jelas Belli.
Tidak jauh dari pantai Meleura, juga terdapat sebuah danau yaitu “ danau motonuno”. Danau ini memiliki air yang jernih dan segar.
“Konon cerita, danau motonuno, bila airnya dicampur atau dipertemukan dengan mata air lamaeo yang terletak di desa lagadi Kabupaten Muna Barat maka akan terjadi hujan. Saat ini danau tersebut dimanfaatkan masyarakat setempat untuk mencuci, mandi, berenang, atau hanya sekedar menikmati pemandangan,” ungkap Belli.
Panorama indah yang tersaji di Pantai Meleura, kata Belli, menjadi alasan bagi para Traveler untuk memadukan wisata Pantai Meleura dalam List perjalanan wisata ke Sultra. Pengunjung Bisa Berenang Bersama Puluhan Penyu Hal yang paling menarik bagi pengunjung dari Pantai Meleura adalah penangkaran penyu. Dengan pasir putih yang indah dan laut yang bersih, membuat warga berinisiatif mendirikan satu lokasi situs untuk pengembangbiakan penyu. Penangkaran penyu tersebut mulai difungsikan sejak 2018 lalu.