Lompat ke isi

Puding Nanas

Dari Wikibuku bahasa Indonesia, sumber buku teks bebas

Puding nanas adalah hidangan penutup yang terbuat dari bahan dasar nanas yang dicampur dengan agar-agar, atau bahan pengental lainnya, kemudian dicetak dan didinginkan hingga mengeras.

Bahan-bahan

[sunting]

Bahan Lapisan I:

  1. 500 ml jus nanas siap pakai
  2. 1/2 bungkus agar-agar bubuk
  3. 1/2 sendok  teh jeli bubuk
  4. 25 gram gula pasir

Bahan Lapisan II :

  1. 200 gram nanas
  2. 150 ml jus nanas siap pakai
  3. 1 bungkus agar-agar bubuk
  4. 3 putih telur
  5. 1/8 sendook teh garam 50 gram gula pasir

Alat

[sunting]
  1. Panci
  2. Sendok Kayu atau Spatula
  3. Loyang Tulban (diameter 20 cm, tinggi 6 cm)
  4. Blender
  5. Saringan Halus
  6. Gelas Ukur
  7. Mixer
  8. Wadah Mangkuk
  9. Pisau dan Telenan

Cara membuat :

[sunting]

PEMBUATAN LAPISAN PERTAMA (LAPISAN BAWAH)

Langkah 1: Menyiapkan Bahan

  • Siapkan terlebih dahulu panci berukuran sedang di atas kompor
  • Masukkan jus nanas yang telah disiapkan sebelumnya ke dalam panci
  • Tambahkan bubuk agar-agar dengan takaran yang sesuai
  • Masukkan juga bubuk jeli untuk memberikan tekstur kenyal
  • Terakhir tambahkan gula pasir secukupnya sesuai selera manis

Langkah 2: Proses Memasak

  • Nyalakan kompor dengan api sedang untuk memasak campuran
  • Aduk semua bahan menggunakan sendok kayu atau spatula secara terus-menerus
  • Aduk secara perlahan dan merata agar tidak menggumpal
  • Pastikan tidak ada bagian yang gosong di dasar panci
  • Tunggu hingga campuran mencapai titik didih yang ditandai dengan munculnya gelembung-gelembung
  • Perhatikan juga munculnya uap panas sebagai tanda larutan sudah mendidih.

Langkah 3: Menuang ke Loyang

  • Setelah campuran mendidih dengan sempurna, segera angkat panci dari kompor
  • Siapkan loyang tulban dengan diameter sekitar 20 sentimeter dan tinggi 6 sentimeter
  • Olesi sedikit minyak pada loyang agar puding mudah dikeluarkan nantinya
  • Tuangkan larutan agar-agar panas ke dalam loyang dengan hati-hati
  • Ratakan permukaan dengan menggoyang-goyangkan loyang secara perlahan.

Langkah 4: Proses Pembekuan

  • Biarkan lapisan pertama ini mengeras atau membeku hingga setengah beku
  • Tekstur yang diinginkan adalah sedikit padat namun masih sedikit lembek di permukaan
  • Kondisi setengah beku ini penting agar lapisan kedua dapat menempel dengan baik
  • Sisihkan loyang di tempat yang sejuk atau masukkan ke lemari pendingin sebentar


PEMBUATAN LAPISAN KEDUA (LAPISAN ATAS)

Langkah 1: Memblender Nanas

  • Potong-potong buah nanas segar menjadi potongan kecil terlebih dahulu
  • Masukkan potongan nanas ke dalam blender
  • Tambahkan jus nanas ke dalam blender bersama potongan buah
  • Proses atau blender dengan kecepatan tinggi hingga teksturnya benar-benar lembut
  • Pastikan tidak ada gumpalan buah yang tersisa dalam blender

Langkah 2: Menyaring dan Mengukur

  • Siapkan saringan halus untuk memisahkan ampas
  • Tuangkan hasil blenderan ke saringan untuk memisahkan serat kasar
  • Tekan-tekan ampas dengan sendok agar sari buahnya keluar maksimal
  • Gunakan gelas ukur untuk mengukur cairan hasil saringan
  • Pastikan volume cairan mencapai 400 mililiter untuk takaran yang tepat

Langkah 3: Memasak Campuran Nanas

  • Tuangkan hasil blenderan nanas yang telah disaring ke dalam panci
  • Tambahkan bubuk agar-agar ke dalam cairan nanas
  • Masak campuran di atas kompor dengan api sedang
  • Aduk secara perlahan dan merata agar agar-agar larut sempurna
  • Tunggu hingga campuran mencapai titik didih
  • Setelah mendidih, segera angkat panci dari kompor
  • Sisihkan larutan agar-agar nanas sebentar agar suhunya sedikit turun

Langkah 4: Mengocok Putih Telur (Tahap Pertama)

  • Siapkan wadah mangkuk yang bersih dan kering
  • Pisahkan putih telur dari kuning telur dengan hati-hati
  • Masukkan putih telur ke dalam mangkuk
  • Tambahkan sejumput garam ke dalam putih telur
  • Kocok menggunakan mixer dengan kecepatan sedang
  • Terus kocok hingga putih telur mulai berbusa
  • Kocok hingga mengembang setengah kaku atau soft peak

Langkah 5: Menambahkan Gula (Tahap Kedua)

  • Setelah putih telur setengah mengembang, jangan hentikan mixer
  • Masukkan gula pasir sedikit demi sedikit ke dalam kocokan
  • Naikkan kecepatan mixer menjadi tinggi
  • Terus kocok sambil menambahkan gula secara bertahap
  • Kocok hingga putih telur mengembang sempurna dan mengental
  • Pastikan kocokan membentuk puncak yang kaku atau stiff peak
  • Puncak yang kaku menandakan putih telur telah dikocok dengan sempurna

Langkah 6: Mencampur dengan Rebusan Nanas

  • Turunkan kecepatan mixer menjadi rendah
  • Tuangkan rebusan agar-agar nanas sedikit demi sedikit ke dalam kocokan putih telur
  • Lakukan secara bertahap agar putih telur tidak kempes
  • Kocok secara perlahan dan hati-hati sambil menuangkan rebusan
  • Pastikan tetap mengocok hingga semua bahan tercampur rata
  • Tekstur berbusa yang lembut harus tetap terjaga

Langkah 7: Menuang Lapisan Kedua

  • Setelah semua bahan tercampur rata dengan sempurna, matikan mixer
  • Periksa lapisan pertama dalam loyang, pastikan sudah setengah beku
  • Tuangkan adonan lapisan kedua di atas lapisan pertama dengan hati-hati
  • Tuang secara perlahan agar tidak merusak atau menembus lapisan bawah
  • Ratakan permukaan dengan menggoyang-goyangkan loyang secara lembut

Langkah 8: Mendinginkan

  • Masukkan loyang berisi puding ke dalam lemari pendingin atau kulkas
  • Dinginkan selama beberapa jam hingga benar-benar padat
  • Pastikan puding dingin sempurna agar mudah dipotong
  • Puding biasanya membutuhkan waktu minimal 4-6 jam untuk mengeras sempurna

Langkah 9: Menyajikan

  • Keluarkan loyang dari kulkas setelah puding mengeras sempurna
  • Balikkan loyang di atas piring saji dengan hati-hati
  • Ketuk-ketuk bagian atas loyang agar puding lepas
  • Jika sulit, celupkan loyang sebentar ke air hangat agar puding mudah keluar
  • Potong-potong puding menjadi beberapa bagian sesuai selera
  • Sajikan puding nanas sebagai hidangan penutup yang segar dan manis