Puisi Selembut Kain Sutera
Tentang Penulis
[sunting]Ainun Mubin adalah seorang penulis 40 buku.
Puisi
[sunting]
Tema : Cinta dan Kearifan Lokal
Judul : Selembut Kain Sutera
Karya : Ainun Mubin Misbah N
Masih ingatkah engkau,
Tatkala kita pertama kali bertemu?
Diam-diam aku menatapmu
Dalam tangan lembutmu
Kau persembahkan sutera untukku
Selalu terbayang dalam benakku
Wajahnya yang menenangkan kalbu
Suara lembut nan teduhmu
Tak ada alasan untuk tak merindu
Sekujur tubuh terpaku seolah mati rasa
Seolah terkena api yang menyala-nyala
Hangat lembutnya begitu terasa
Saat berjumpa dengannya
Biarkan hati ini
Menenun kain asmara
Merajut cinta kasih
Di antara kita berdua
Oh Tuhan, aku tak mampu berkata-kata
Saat menggenggam erat jemarinya
Memasang kain sutera di tubuhnya
Sungguh elok dipandang mata
Oh Tuhan, aku sungguh terpana
Dengan senyuman manisnya
Dan juga tutur katanya
Yang selembut kain sutera