Aktivitas 2: Mendesain Lintasan Edukatif Berdasarkan Prinsip Energi Mekanik
Deskripsi
Dalam aktivitas ini, siswa merancang lintasan wahana edukatif dengan menerapkan prinsip energi mekanik yang telah dipelajari. Aktivitas ini mengembangkan kreativitas, pemahaman konsep fisika, dan kesadaran lingkungan melalui proyek berbasis konteks lokal, yaitu taman kota Sumedang. Produk akhir berupa desain lintasan dan model mini yang edukatif serta hemat energi.
Media dan alat
Aktivitas ini membutuhkan media atau alat sebagai berikut:
Kertas gambar, alat tulis, penggaris, pewarna
Benda kecil sebagai model wahana (manik-manik, kelereng, dll.)
Alat sederhana seperti karton, rol tisu, atau sedotan bekas
Contoh gambar wahana edukatif
Total waktu yang diperlukan
40 menit
Mode penyampaian
LURING
Bahan belajar utama
Buku Fisika SMA Kelas X Kurikulum Merdeka (bab hukum kekekalan energi)
Modul proyek energi mekanik oleh guru
Infografis lintasan roller coaster edukatif
Bahan belajar tambahan
Video inspiratif “Desain Wahana Edukatif Ramah Energi”
Artikel tentang pemanfaatan energi potensial di taman hiburan
Prosedur
Siswa dibagi menjadi kelompok kecil dan menerima tantangan untuk membuat desain lintasan edukatif berdasarkan prinsip energi mekanik.
Guru memberikan contoh-contoh desain sederhana dan menjelaskan keterkaitannya dengan hukum kekekalan energi.
Siswa melakukan brainstorming dan menuangkan idenya dalam bentuk sketsa di kertas gambar.
Kelompok membangun model mini dari bahan bekas atau membuat presentasi poster desainnya.
Setiap kelompok menyiapkan penjelasan konsep fisika di balik lintasan yang dirancang.
Penilaian
Jenis penilaian: Sumatif berbasis proyek
Aspek penilaian:
Kreativitas dan orisinalitas desain lintasan
Kesesuaian desain dengan prinsip hukum kekekalan energi
Kualitas komunikasi visual dan penjelasan fisika
RPP Fisika : Energi Mekanik (Skater Energi)/Aktivitas 2: Mendesain Lintasan Edukatif Berdasarkan Prinsip Energi Mekanik