Lompat ke isi

RPP KEGIATAN EKONOMI KELAS VII

Dari Wikibuku bahasa Indonesia, sumber buku teks bebas
Rancangan Pembelajaran: [Tuliskan sesuai judul pembelajaran]
Deskripsi

Paragraf pendek yang memuat gambaran umum tentang tujuan dan konteks pembelajaran. Dapat mencakup pendekatan yang digunakan, karakteristik peserta didik, serta hasil akhir yang diharapkan dari pembelajaran.

Modul Ajar ini disusun untuk menciptakan pembelajaran mendalam yang kontekstual dan dapat diaplikasikan dalam kehidupan dengan metode Experiential Learning (pembelajaran berbasis pengalaman langsung) dikemas dalam sebuah proyek Bazar Sekolah dengan strategi Interdisciplinary Learning (pembelajaran lintas disiplin ilmu) yaitu mata pelajaran Bahasa Inggris, Matematika, IPS, dan Informatika. Dari keempat mata pelajaran tersebut didapati materi yang beririsan

Mata pelajaran/mata kuliah/program studi

Sesuaikan dengan jenjang pendidikan dan materi.

IPS Kelas VII Kegiatan Ekonomi

Total waktu yang diperlukan

3 x 40 menit (3 pertemuan).


Mode penyampaian

LURING

Tujuan/capaian pembelajaran

Setelah menyelesaikan pelajaran ini, siswa/siswi/peserta dapat:

  • 1. Menganalisis tahapan kegiatan produksi yang dilakukan dalam menghasilkan produk atau jasa yang dijual di bazar sekolah.
  • 2. Mempraktikkan kegiatan produksi sederhana secara berkelompok untuk menghasilkan produk atau jasa yang layak dijual di bazar sekolah.
  • 3. Merencanakan strategi distribusi yang efektif untuk menawarkan dan menjual produk atau jasa di bazar sekolah.
Istilah dan konsep

Setelah menyelesaikan pelajaran ini, siswa/siswi/peserta akan menguasai istilah berikut ini:

  • Produksi
  • Distribusi
  • Konsumsi
Prasyarat pembelajaran

Materi/keterampilan yang sebaiknya sudah dikuasai sebelumnya:

  • Letak astronomis Indonesia
  • Letak geografis Indonesia
  • Letak geologis Indonesia
Media dan Alat Pembelajaran

Pelajaran ini membutuhkan media atau peralatan sebagai berikut:

  1. • Memanfaatkan Google Lens untuk mengidentifikasi manfaat, kandungan, dan nilai ekonomi dari komoditas daerah.
  2. Aplikasi presentasi
  3. Kebun sekolah
Materi pembelajaran/uraian materi

Silakan tambahkan sendiri kolom materi apabila diperlukan.

• "Apa manfaat ekonomi yang bisa kita dapatkan dari kebun singkong ini untuk sekolah?" (Mengarah ke dampak ekonomi) -• "Siapa saja yang terlibat dalam kegiatan ekonomi di kebun singkong ini?" (Mengarah ke pelaku ekonomi) • "Apa manfaat ekonomi yang bisa kita dapatkan dari kebun singkong ini untuk sekolah?" (Mengarah ke dampak ekonomi) • "Siapa saja yang terlibat dalam kegiatan ekonomi di kebun singkong ini?" (Mengarah ke pelaku ekonomi) • "Apa manfaat ekonomi yang bisa kita dapatkan dari kebun singkong ini untuk sekolah?" (Mengarah ke dampak ekonomi)
No Materi Durasi Deskripsi dan gambaran materi
1 Produksi 15 menit "Coba amati kebun sekolah kita yang ditanami singkong. Setelah mengamati kira-kira, kegiatan ekonomi apa saja ya yang bisa kita lakukan di kebun singkong ini? Mulai dari singkongnya masih di dalam tanah sampai bisa menghasilkan uang atau manfaat lain bagi kita dan sekolah?"

• "Ide yang menarik! Bagaimana cara kita mengubah singkong mentah menjadi produk yang bisa dijual?" (Mengarah ke pengolahan dan nilai tambah)

Tautan (opsional):
Aktivitas (opsional):

2 Konsumsi 15 menit • "Siapa saja yang terlibat dalam kegiatan ekonomi di kebun singkong ini?" (Mengarah ke pelaku ekonomi)

• "Apa manfaat ekonomi yang bisa kita dapatkan dari kebun singkong ini untuk sekolah?" (Mengarah ke dampak ekonomi)

Tautan (opsional):
Aktivitas (market day):market day

Sumber & Bahan belajar utama

Sebutkan sumber utama misal: buku teks, modul pembelajaran, video edukasi, situs web terpercaya, artikel atau jurnal.

  • Buku IPS kELAS VII
  • Guru Tamu dari orang tua siswa
  • Video kreativitas kegiatan ekonomi.
Sumber/bahan belajar tambahan

Sebutkan sumber tambahan, misal: buku teks, modul pembelajaran, video edukasi, situs web terpercaya, artikel atau jurnal dan bacaan tambahan lain.

  • Video olahan singkong
  • Video menyajikan olehan singkong
Prosedur pembelajaran

Instruksi bertahap, langkah demi langkah, dalam menyelesaikan pembelajaran. Pendahuluan memiliki bobot 10-15% dari waktu total, inti pembelajaran memiliki bobot 70-80% dari waktu total, usai pembelajaran memiliki bobot 10-15% dari waktu total.

Pendahuluan
Sebelum memulai pelajaran, ada baiknya Anda menyiapkan: Orientasi yang bermakna: - Pembelajaran dilakukan di kebun sekolah, kelas sudah dikondisikan oleh ketua kelas dan guru. - Guru membuka kelas dengan salam dan menanyakan kondisi peserta didik. - Peserta didik memimpin doa sebelum memulai pembelajaran - Guru mengajak peserta didik untuk mensyukuri kekayaan alam dan keberlimpahan yang diberikan oleh Tuhan YME dengan melakukan mindfulness seeing. - Memberikan motivasi untuk peduli lingkungan

  1. Apersepsi Kontekstual "Coba amati kebun sekolah kita yang ditanami singkong. Setelah mengamati kira-kira, kegiatan ekonomi apa saja ya yang bisa kita lakukan di kebun singkong ini? Mulai dari singkongnya masih di dalam tanah sampai bisa menghasilkan uang atau manfaat lain bagi kita dan sekolah?"
  2. Setelah peserta didik memberikan berbagai jawaban, Anda dapat memfasilitasi diskusi lebih lanjut dengan pertanyaan-pertanyaan lanjutan seperti:

• "Ide yang menarik! Bagaimana cara kita mengubah singkong mentah menjadi produk yang bisa dijual?" (Mengarah ke pengolahan dan nilai tambah) • "Siapa saja yang terlibat dalam kegiatan ekonomi di kebun singkong ini?" (Mengarah ke pelaku ekonomi) • "Apa manfaat ekonomi yang bisa kita dapatkan dari kebun singkong ini untuk sekolah?" (Mengarah ke dampak ekonomi)

Inti pembelajaran

1. Concrate Experience mencakup kegiatan merancang produk yang akan dijual pada kegiatan bazar sekolah - Peserta didik bekerja dalam kelompok untuk mengumpulkan data selera pasar berbagai makanan berbahan dasar singkong yang digemari teman sekelas.

2. Reflective Observation siswa diajak merefleksikan proses dan tantangan yang dihadapi. - Setelah proses pengumpulan data, peserta didik dalam kelompok mencari tahu mengenai proses produksi yang akan dilakukan, dan bagaimana meningkatkan nilai ekonomis produk. - Peserta didik merefleksikan kegiatan yang sudah dilakukan, dan tantantang yag akan dihadapi kemudian, serta menyusun rencana yang dapat mengantisipasi hambatan.

3. Abstract Conceptualization yaitu proses siswa menghubungkan pengalaman dengan konsep atau teori. - Dari data yang diperoleh dan proses refleksi yang dilakukan, peserta didik berdiskusi mengenai produk apa yang akan diproduksi dan dipasarkan dalam bazar sekolah. - Kelompok mencari informasi mengenai bagaimana membuat produk, meningkatkan nilai ekonomi produk, dan strategi pemasaran yang akan dilakukan.

4. Active Experimentation yaitu siswa menerapkan perbaikan untuk kegiatan lanjutan - Peserta didik mempresentasikan hasil diskusinya, kemudian kelompok lain memberi masukan. - Peserta didik dalam kelompok kerja mempraktikkan kegiatan distribusi dan konsumsi secara langsung melalui interaksi jual beli di bazar sekolah.

Usai pembelajaran

Refleksi

  1. - Bagian mana yang menurutmu paling sulit dari pelajaran ini?

- Apa yang akan kamu lakukan untuk memperbaiki hasil belajarmu? - Kepada siapa kamu akan meminta bantuan untuk memahami pelajaran ini? - Jika kamu diminta untuk memberikan bintang 1 sampai 5, berapa bintang akan kamu berikan pada usaha yang telah kamu lakukan? - Bagian mana dari pembelajaran ini yang menurut kamu menyenangkan?

  1. Umpan balik

- Guru memberikan umpan balik yang spesifik dan konkret kepada peserta didik atas kegiatan pembelajaran yang dilakukan. - Peserta didik juga saling memberikan umpan balik terhadap proses yang sudah dilakukan

  1. Menyimpulkan

Guru bersama dengan peserta didik menyimpulkan rangkaian kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan dan mengaitkan relevansinya untuk kehidupan nyata. Rencana berikutnya

Guru menyampaikan rencana pembelajaran berikutnya untuk kegiatan distribusi dan konsumsi produk pada bazar sekolah.
Penilaian

Evaluasi pemahaman siswa terhadap konsep dan kemampuan yang dipelajari di pelajaran ini.

  • Jenis penilaian: Formatif dan/atau Sumatif
  • Bentuk penilaian: Tes tertulis, proyek, demonstrasi, observasi, refleksi diri, portofolio, dsb.
  • Rubrik atau instrumen penilaian: Sesuaikan dengan kebutuhan. Rubrik atau instrumen dapat dituliskan langsung atau dilampirkan untuk memperjelas kriteria evaluasi.
Catatan tambahan (opsional)

Catatan tambahan dapat berisi contoh penguatan nilai atau integrasi tema yang mendukung pembelajaran. Selain itu, catatan juga dapat memuat penguatan aspek inklusivitas dan penerapan pembelajaran berdiferensiasi untuk memenuhi kebutuhan belajar yang beragam, seperti menyediakan pilihan tugas berbasis minat mahasiswa.