Dari Wikibuku bahasa Indonesia, sumber buku teks bebas
Rancangan Pembelajaran: Lembaga Penyelenggara Negara
Deskripsi
Bagian ini menjelaskan tentang Lembaga penyelenggara negara dibagi menjadi tiga bagian, yaitu legislatif, eksekutif, dan yudikatif. Dalam menjalankan tupoksinya ketiga lembaga penyelenggara negara tersebut tidak terpisahkan, melainkan saling terkait satu dengan yang lain. Dan dalam menjalankan tupoksinya digunakan prinsip check and balances (saling mengawasi dan mengimbangi). Lembaga legislatif, eksekutif, dan yudikatif mesti bekerja dalam kerangka sinergi. Pembagian kekuasaan bukan bermakna pemisahan kekuasaan. Pembagian kekuasaan bermakna adanya tupoksi masing-masing dalam menjalankan negara, namun dalam bingkai kelembagaan negara yang mesti bersinergi untuk mencapai tujuan berbangsa dan bernegara. Inilah pentingnya keberadaan lembaga legislatif, eksekutif, dan yudikatif dalam sebuah negara.
Mata pelajaran/mata kuliah/program studi
Pendidikan Pancasila Kelas VIII
Total waktu yang diperlukan
3 x 40 menit
Mode penyampaian
LURING
Tujuan/capaian pembelajaran
Setelah menyelesaikan pelajaran ini, siswa/siswi/peserta dapat:
Menyadari pentingnya fungsi lembaga penyelenggara negara dan sistem pemerintahan dalam menjalankan negara.
Membedakan kewenangan pemerintahan pusat, provinsi, kabupaten dan kota
Istilah dan konsep
Setelah menyelesaikan pelajaran ini, siswa/siswi/peserta akan menguasai istilah berikut ini:
Lembaga Eksekutif
Lembaga Legislatif
Lembaga Yudikatif
Prasyarat pembelajaran
Materi/keterampilan yang sebaiknya sudah dikuasai sebelumnya:
Dasar Negara
Bentuk Pemerintahan
Media dan Alat Pembelajaran
Pelajaran ini membutuhkan media atau peralatan sebagai berikut:
Buku Teks
Laptop/Komputer PC
Papan tulis/White Board
Infokus/Proyektor/Pointer
Lembar kerja
Materi pembelajaran/uraian materi
Silakan tambahkan sendiri kolom materi apabila diperlukan.
Instruksi bertahap, langkah demi langkah, dalam menyelesaikan pembelajaran. Pendahuluan memiliki bobot 10-15% dari waktu total, inti pembelajaran memiliki bobot 70-80% dari waktu total, usai pembelajaran memiliki bobot 10-15% dari waktu total.
Pendahuluan
Mengucapkan salam
Menyanyikan lagu nasional “Rayuan Pulau Kelapa” ciptaan Ismail Marzuki
Sebelum proses pembelajaran dimulai, salah satu siswa diminta untuk memimpin doa bersama
Guru mengajak murid untuk mengingat aturan/kesepakatan kelas yang telah disepakati
Menyapa dan berbincang sedikit dengan 2–3 siswa
Menciptakan suasana kelas yang kondusif/menyenangkan
Menyampaikan rencana pembelajaran hari ini
Menyanyikan lagu nasional “Rayuan Pulau Kelapa” ciptaan Ismail Marzuki
Guru megajukan pertanyaan pemantik : "Apakah ada yang bercita-cita ingin menjadi anggota legislatif (MPR/DPR/DPRD/DPD), menjadi pemimpin eksekutif (presiden), dan anggota yudikatif (Mahkamah Agung/Mahkamah Konstitusi/ Komisi Yudisial) beserta alasannya.
Inti pembelajaran
Meminta satu siswa maju ke depan kelas menjelaskan mengenai materi subbab Lembaga Penyelenggara Negara yang sudah dipelajari di rumah
Tanyakan kepada siswa pengertian dari lembaga legislatif, eksekutif dan yudikatif. Tanyakan juga bagaimana prosedur untuk dapat menduduki jabatan-jabatan dari lembaga-lembaga di atas.
Siswa diminta untuk melakukan aktivitas make a match (mencari pasangan) namun sebelumnya guru mencari atau membuat gambar-gambar gedung lembaga pemerintahan dan mencocokkan dengan peran dan tugas dari lembaga-lembaga pemerintah tersebut
Tugas mengambar make a match tersebut dapat dibuat di atas kertas HVS putih atau di kertas/ buku siswa
Siswa diberikan waktu untuk menyelesaikan tugasnya. Setelah selesai, secara bergantian guru menunjuk siswa maju ke depan kelas untuk mempresentasikan hasilnya
Saat ada siswa yang presentasi, siswa yang lain bisa mengajukan pertanyaan atau tanggapan
Usai pembelajaran
Siswa didampingi guru membuat kesimpulan dari pembelajaran hari ini
Guru meminta siswa untuk menyampaikan refleksi,. salah. satunya. meminta. siswa. secara. subjektif menyatakan Apa Manfaat Bagi-Ku (AMBAK) terkait pembelajaran hari ini
Guru membuat catatan atau penilaian kepada siswa dari aspek keterampilan dan sikap selama proses pertemuan ini
Guru menunjuk salah satu siswa untuk memimpin doa penutup
Guru membuat catatan siswa dari aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan selama proses pertemuan ini
Penilaian
Evaluasi pemahaman siswa terhadap konsep dan kemampuan yang dipelajari di pelajaran ini.
Jenis penilaian: Formatif
Bentuk penilaian: demonstrasi
Rubrik atau instrumen penilaian :
Dengan bimbingan guru kalian, lakukanlah simulasi pemilihan umum (Pemilu). Siapkanlah alat-alat yang dibutuhkan, seperti kotak suara, kertas suara, bilik suara, dan lainnya. Kalian bisa memanfaatkan kardus bekas untuk membuatnya. Tentukan yang bertugas sebagai Komisi Pemilihan Umum (KPU). KPU bertugas mengawal jalannya simulasi Pemilu. Rekam kegiatan ini dan unggah pada akun YouTube kalian.Bila tidak memungkinkan, buatlah dalam bentuk reportase. Kemudian, tempelkan pada mading sekolah.