Lompat ke isi

Rahasia Tanaman Obat Keluarga: Khasiat Alami untuk Kehidupan Sehari-hari/Bawang Putih (''Allium sativum'')

Dari Wikibuku bahasa Indonesia, sumber buku teks bebas
Bawang putih, solusi untuk menjaga kesehatan

Bawang putih, pasti sudah tidak asing dengan kata ini. Ya, bawang putih merupakan salah satu bumbu pokok yang wajib ada di setiap masakan khususnya masakan Indonesia. Dari masakan tradisional sampai kekinian sebagian besar menggunakan bumbu ini sebagai bumbu pokok. Bawah putih (Allium sativum biasanya di tanam di daerah pegunungan sampai dengan dataran tinggi. Tanaman ini termasuk tanaman umbi-umbian bersama dengan bawang merah, bawang bombay, dan daun bawang. Bawang putih dapat tumbuh subur di tanah yang berpasir dengan matahari yang cukup menyinarinya.

Klasifikasi Ilmiah Bawang Putih

[sunting]

Informasi lengkap klasifikasi ilmiah bawang putih adalah sebagai berikut [1]

Kingdom Plantae
Subkingdom Tracheobionta
Superdivisi Spermatophyta
Divisi Magnoliophyta
Kelas Monocotyledonae
Subkelas Magnoliidae
Ordo Asparagales
Family Amaryllidaceae
Genus Allium
Spesies Allium sativum L.
Nama daerah bawang putih (Melayu), lasun (Aceh), dasun (Minang), lasuna (Batak), bawang handak (Lampung), bawang bodas (Sunda), bawang (Jawa), bhabang pole (Madura), bawang kasihong (Dayak), lasuna kebo (Makasar), lasuna pute (Bugis), pia moputi (Gorontalo), kasuna (Bali), bawa bodudo (Ternate), kalfeo foleu (Timor), dan incuna (Nusa Tenggara)

Kandungan Bawang Putih

[sunting]

Selain sebagai bumbu dapur, sudah sejak lama bawang putih dikenal memiliki khasiat lainnya. Masyarakat tradisional menggunakan bawah putih untuk mengobati berbagai penyakit. Dikutip dari website halodoc.com, bawang putih mengandung beberapa nutrisi penting dan rendah kalori. Satu siung bawang ini mengandung mangan, Vitamin C, selenium, dan sejumlah kecil serat, kalsium, tembaga, fosfor, zat besi, Vitamin B1, Vitamin B6, dan kalium. Selain itu, bawang ini juga mengandung antioksidan yang tinggi. Sehingga bermanfaat untuk mencegah berbagai paparan radikal bebas yang bisa memicu gangguan kesehatan[2].

Manfaat Bawang Putih

[sunting]

Bawang putih yang dikonsumsi mentah, memiliki segudang manfaat di antaranya; menurunkan kolesterol, mencegah penyakit jantung, menurunkan resiko kanker, mengendalikan tekanan darah, mengatasi jerawat, meningkatkan kesehatan tulang, meredakan flu dan pilek, menjaga kesehatan otak, serta meningkatkan kinerja fisik.

Cara Konsumsi Bawang Putih

[sunting]

Pada dasarnya ada beberapa cara mengonsumsi bawang putih agar agar mendapatkan manfaat yang optimal, berikut cara mengkonsumsi bawang putih[3]:

  1. Mengunyah bawang, dengan mengunyah bawang putih, kita mendapatkan manfaat dari antiseptik bawang putih. Terutama untuk membunuh kuman di dalam mulut.
  2. Membuat rebusan, rebus bawang putih sebanyak 2 siung dengan takaran air 2 gelas. Rebus di dalam air hinga mendidih dan berkurang airnya. Dalam rebusan, dapat ditambahkan rempah-rempah lainnya seperti jahe, kunyit, atau sereh. Cara ini dapat mengatasi penyakit seperti kolesterol, jantung, dan hipertensi.
  3. Dihaluskan, bawang putih dapat dihaluskan dengan cara dicincang atau menumbuh, kemudian dapat dicampur dengan madu. Dengan minum secara rutin dapat meredakan flu
  4. Konsumsi sebagai bumbu, apabila tidak menyukai aroma bawang putih, kita dapat mengonsumsinya dalam bentuk bumbu masakan. Baik ketika membuat sambal, atau masakan lainnya.
  5. Membuat fermentasi, proses fermentasi akan meningkatkan khasiat bawang putih ketika dikonsumsi, selain itu juga akan mudah dimakan karena rasanya lebih manis dan memiliki tekstur lembur.
  6. Fermentasi memakai madu, setelah bawang putih dikupas dan dicuci, kemudian keringkan sampai kering. Selanjutnya masukkan ke dalam wadah tertutup, tambahkan madu dan biarkan fermentasi terjadi selama dua minggu.

Dalam mengonsumsi bawang putih sebaiknya tidak berlebihan, takaran setiap hari 1-2 siung. Mengonsumsi berlebihan dapat menyebabkan mual, sariawan, serta bau mulut.

Referensi:

[sunting]
  1. So TKA, Abdou R, Sani IS, Toudou AK, Bakasso Y. Garlic (Allium sativum L.): Overview on its Biology and Genetic Markers Available for the Analysis of Its Diversity in West Africa. AJBGMB. 2021 Mar 23;1–10
  2. https://www.halodoc.com/artikel/catat-ini-10-manfaat-bawang-putih-mentah-bagi-tubuh
  3. Farhan Ghazi, “Manfaat Bawang Putih Bagi Kesehatan”, Elementa Agro Lestari, 2022. Diakses pada 05 Februari 2025 dari https://bintangpusnas.perpusnas.go.id/ konten/BK38574/manfaat-bawang-putih-bagi-kesehatan