Rahasia Tanaman Obat Keluarga: Khasiat Alami untuk Kehidupan Sehari-hari/Lidah Buaya (''Aloe vera'')

Lidah buaya merupakan tanaman obat yang memiliki sifat antioksidan dan antibakteri. Tanaman ini memiliki nama latin aloe vera. Lidah buaya pertama kali ditemukan di Afrika. Meski berasal dari Afrika, tanaman ini mudah hidup di iklim subtropis dan tropis seperti Indonesia.[1]
Klasifikasi Ilmiah Lidah Buaya
[sunting]Informasi lengkap klasifikasi ilmiah lidah buaya adalah sebagai berikut:
| Kingdom | Plantae |
| Subkingdom | Tracheobionta |
| Superdivisi | Spermatophyta |
| Divisi | Magnoliophyta |
| Kelas | Magnoliopsida |
| Ordo | Asparagales |
| Family | Asphodelaceae |
| Genus | Aloe |
| Spesies | Aloe vera |
| Nama daerah | ilat baya (Jawa), letah buaya (Sunda), lidah buaya (Melayu) |
Ciri-ciri lidah buaya
[sunting]Tanaman ini menyerupai kaktus dan mengandung banyak cairan. Lidah buaya dapat hidup di suhu yang tinggi. Bentuk daunnya agak runcing, tebal dan tepinya bergerigi atau berduri kecil. Panjang permukaannya sekitar 15-36 cm dan lebarnya 2-6 cm.[1]
Manfaat lidah buaya bagi kesehatan
[sunting]Berikut manfaat lidah buaya untuk kesehatan manusia:[2]
Menyembuhkan luka bakar
[sunting]
Menurut banyak penelitian, penggunaan ekstrak gel lidah buaya dapat mempercepat proses penyembuhan luka. Pasien yang diobati dengan lidah buaya saat menyembuhkan luka bakar jauh lebih cepat sempuh daripada pasien lain yang tidak diobati.
Menyembuhkan diabetes
[sunting]Penelitian menunjukkan bahwa gel lidah buaya dapat digunakan dengan aman untuk mengobati penderita diabetes tipe 2 tanpa berdampak buruk pada fungsi hati atau ginjal serta dapat menurunkan kadar gula darah.
Mencegah penuaan
[sunting]Sintesis serat elastin dan kolagen lidah buaya telah terbukti membuat kulit lebih elastis dan bebas kerutan hingga membantu meminimalkan munculnya kerutan dan tanda-tanda penuaan lainnya. Lidah buaya juga membantu mencerahkan dan menghaluskan kulit sehingga kulit tampak lebih muda, warna kulit lebih merata, dan lebih cerah.
Mencegah tumor
[sunting]Gel lidah buaya mengandung zat yang menghentikan pertumbuhan tumor ganas.
Mencegah kolestrol
[sunting]Lidah buaya secara signifikan menurunkan kadar kolesterol dalam darah.
Mencegah virus
[sunting]Menurut berbagai penelitian, gel lidah buaya mengandung sifat antivirus yang menghentikan virus menempel pada permukaan atau saat memasuki sel inang. Lidah buaya mampu menghasilkan protein interferon alfa 2 (IFNa2), yaitu protein manusia yang aktif secara biologis dan menunjukkan efek antivirus. Selain itu, mengonsumsi lidah buaya dapat bermanfaat bagi orang yang positif HIV karena meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Khasiat antiperadangan
[sunting]Telah ditemukan bahwa tanaman lidah buaya memiliki efek antiperadangan. Tanaman ini juga mengandung asam lemak penurun peradangan seperti kolesterol LDL dan HDL, yang membantu dalam pengobatan sejumlah penyakit sistem kekebalan tubuh.
Penyembuhan luka
[sunting]Lidah buaya memiliki sifat antiinflamasi, antioksidan, dan antibakteri yang dapat menyembuhkan luka. Selain itu, lidah buaya bisa memperbaiki kulit yang terpapar sinar ultraviolet. Penyakit eksim, luka bakar, jerawat, dermatitis, dan radang kulit dapat diobati dengan lidah buaya.
Menyembuhkan tukak lambung
[sunting]Pada manusia, tukak lambung dapat dikurangi dengan gel yang ditemukan dalam lidah buaya. Ekstrak lidah buaya juga digunakan untuk membantu pencernaan.
Tips mengolah lidah buaya
[sunting]Berikut tips mengolah lidah buaya:[3]
- Resep antiparasit dan antibakteri
Siapkan 200 gram lidah buaya, garam, dan kapur sirih secukupnya. Cuci lidah buaya sampai lendirnya berkurang. Rendam lidah buaya bersama garam, dan kapur sirih selama satu jam. Setelah itu, lidah buaya siap dikonsumsi.
- Resep memulihkan wasir
Konsumsi lidah buaya sesering mungkin saat sedang sakit wasir. Caranya ambil daging lidah buaya, pisahkan dari kulitnya. Potong-potong lalu bersihkan sampai lendirnya hilang. Bisa dikonsumsi bersama madu.
Referensi
[sunting]- ↑ 1,0 1,1 Ajeng Mardiana Mulianingsih, Neneng Siti Silfi Ambarwati, "Pemanfaatan Lidah Buaya (Aloe Vera) sebagai Bahan Baku Perawatan Kecantikan Kulit". Jurnal Universitas Jakarta.
- ↑ Muhammad Usman, Muddassar Alam, "Aloe vera: A Multipurpose Plant, A review", International Journal of Chemical and Biochemical Sciences (ISSN 2226-9614), 2024.
- ↑ dr Zaidul Akbar, "200 Resep Sehat JSR", Bandung: PT Syigma Media Inovasi, ISBN: 978-623-95687-19, 2024.