Lompat ke isi

Resep:Ayam betutu

Dari Wikibuku bahasa Indonesia, sumber buku teks bebas

Bali selain terkenal dengan beragam budaya, juga terkenal dengan beragam kuliner tradisional salah satunya ayam betutu. Ayam betutu biasanya terbuat dari ayam ataupun bebek yang dilumuri bumbu khas Bali atau dikenal dengan "base genep"[1], kemudian daging yang telah dilumuri bumbu direbus atau dapat juga dibakar. Sebenarnya nama betutu terdiri dari be dan tunu. Be artinya daging dan tunu artinya bakar. Pada tahun 1976 terdapat tokoh yang menjadi pelopor didirikannya warung ayam betutu yaitu, Ni Wayan Tempeh atau Men Tempeh dari Gianyar dan I Nyoman Suratna yang berasal dari Bangli. Berikut merupakan cara membuat ayam betutu.

Bahan

[sunting]
  • 1 ekor ayam
  • 5 butir telur ayam/bebek
  • 0.5 batang roti tawar
  • 5 biji kentang

Bumbu

[sunting]
  • 5 buah bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 1 sdt. lada halus
  • 1/4 sdt. pala halus
  • 1 sdm. garam
  • 1 sdt. vetsin
  • 4 sdm. minyak goreng atau mentega

Cara membuat

[sunting]
  1. Cuci 1 ekor ayam dengan air bersih, kemudian keluarkan isi perutnya. Isi perut ayam dengan pure kentang yang telah dibumbui, kemudian setelah itu dijahit sebagian.
  2. Rebus telur, kemudian kupas dan masukkan ke dalam perut ayam. Setelah itu jahit rapat perutnya.
  3. Ayam yang telah dijahit, kemudian kukus sampai matang.
  4. Setelah matang, kemudian oven ayam tersebut menggunakan api atas dan bawah. Setiap kali oven dibuka, siram ayam tersebut dengan mentega yang telah dilelehkan.
  5. Keluarkan ayam betutu dari oven setelah berwarna kuning merata.

Saran penyajian

[sunting]

Hidangkan ayam betutu di piring lonjong, kemudian dapat juga dihias menggunakan daun selada, tomat dan daun seledri.

Cara mengambil tulang dari tubuh ayam

[sunting]
  1. Potong ayam dan bersihkan bulunya. Setelah itu, keringkan ayam, dan untuk bagian lehernya boleh dihilangkan maupun tidak.
  2. Belah dada ayam dengan pisau yang tajam. Potong bagian teling ayam secara memanjang, bagian dada membujur dan bagian bawah memandang.
  3. Keluarkan tulang secara pelan-pelan dan pisahkan dari daging.
  4. Potong bagian antara daging dengan tulang, potong bagian paha sebagian, di bagian sayap sebagian dan bagian leher.
  5. Setelah selesai, kulit ayam tidak perlu dicuci lagi. Jahit ayam sebagian terlebih dahulu, kemudian diisi dengan daging ayam yang sudah dicincang.[2]

Referensi

[sunting]
  1. https://www.kompas.com/food/read/2022/11/01/141000775/asal-usul-ayam-betutu-makanan-pedas-terenak-di-dunia-versi-cnn
  2. Kementerian Pertanian. 1967. Mustikarasa: Buku Masakan Indonesia. Jakarta: Kementerian Pertanian