Resep:Bubur Jawe
Tampilan

Bubur jawe merupakan olahan bubur dengan menggunakan bahan utama jawe (sebutan untuk tumbuhan jawawut) di Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah.[1]
Belasan hingga puluhan tahun silam, masyarakat Seruyan di Kalimantan Tengah sudah biasa menggunakan jawawut sebagai bahan pangan selain beras, terutama oleh masyarakat di hulu Seruyan. Jawawut atau dalam bahasa lokal disebut Jawe, saat itu selalu ditanam oleh petani bersamaan dengan masa tanam padi. Maka, ketika padi tumbuh, jawe juga ikut tumbuh.[1]
Bahan
[sunting]- 5 sdm jawe/jawawut
- 3 gelas air ukuran gelas belimbing
- 3 sdm tepung tapioka/aci/maizena
- 1/2 gelas air seukuran gelas belimbing
- gula merah secukupnya
- gula pasir secukupnya
- garam secukupnya
- 65 ml santan kental (kara)
Cara Membuat
[sunting]- Mula-mula cuci bersih biji-bijian jawe/jawawut, tiriskan.
- Rebus jawe/jawawut dengan 3 gelas air, tunggu hingga matang. Apabila air menyusut tetapi jawe belum matang, bisa tambahkan air lagi.
- Setelah matang, tambahkan gula merah dan gula putih, serta sejumput garam. Aduk rata dan koreksi rasa, kemudian sisihkan.
- Larutkan tepung maizena dengan 1/2 gelas air. Masukkan larutan ke dalam bubur, aduk hingga bercampur.
- Masukkan santan dan aduk kembali bubur jawe. Setelah meletup-letup, matikan api. Sajikan.[2]

Wikipedia memiliki artikel ensiklopedia mengenai: