Resep:Buntil
Tampilan
Buntil yaitu makanan tradisional yang berasal dari Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, makanan ini berisi parutan daging kelapa yang dicampur dengan teri dan bumbu-bumbu, lalu dibungkus dengan daun pepaya,daun talas, maupun daun singkong kemudian direbus dalam santan. Makanan ini biasa dijajakan di pasar maupun pedagang kaki lima sebagai lauk untuk nasi.
Bahan
[sunting]- 20 helai daun talas
- 2 ekor ikan peda atau 1 tjkr ikan kering asin
- 1/2 butir kelapa muda
- 5 biji petai
- Jerami merang untuk penginkat secukupnya
Bumbu
[sunting]- 4 buah cabe merah
- 20 buah caber rawit
- 3 siung bawang putih
- 1/2 rdj kencur
- 1 sdt terasi
- 1 sdm garam
Cara Membuat
[sunting]- Daun talas dicuci lalu ditiriskan kemudian di diamkan sebentar
- Kelapa muda diparut
- Ikan peda diambil dagingnya saja, lalu dihancurkan
- Petai dikupas, lalu di iris halus
- Cabe merah dan Cabe rawit dicuci lalu dihaluskan
- Ikan peda dihancurkan dan lalu petai dicampurkan dengan bumbu jang telah dihaluskan dicampurkan sampai rata.
- Siapkan daun talas dan beberkan 3–4 helai daun secara bertumpuk.
- Letakkan hampuran kelapa parut dan bumbu di atas daun talas yang sudah dibentangkan.
- Lipat bagian pinggir daun ke arah dalam untuk membungkus isian.
- Lipat kembali bungkusan hingga membentuk persegi.
- Ikat bungkusan menggunakan jerami agar tidak terbuka saat dikukus.
- Kukus bungkusan selama kurang lebih 4 jam hingga daun talas menjadi empuk.
- Perhatikan warna daun talas: jika sudah berubah menjadi hijau, berarti buntil telah matang
- ↑ Kementerian Pertanian. 1967. Mustikarasa: Buku Masakan Indonesia. Jakarta: Kementerian Pertanian