Lompat ke isi

Resep:Gulai birah

Dari Wikibuku bahasa Indonesia, sumber buku teks bebas

Gulai birah adalah hidangan tradisional khas Sumatera, terutama populer di daerah Minangkabau dan Mandailing. Masakan ini terbuat dari daun ubi (daun singkong) yang ditumbuk halus, kemudian dimasak dalam kuah santan yang kaya rempah. Ciri khas gulai daun ubi tumbuk terletak pada teksturnya yang lembut karena proses penumbukan, serta rasa gurih-pedas yang berasal dari perpaduan bumbu seperti serai, lengkuas, cabai, bawang merah, bawang putih, dan kadang ditambah rimbang (tekokak) serta ikan teri sebagai pelengkap rasa. Tidak seperti gulai daun singkong biasa yang daunnya hanya direbus, gulai ini menghadirkan sensasi berbeda karena penumbukan membuat bumbu lebih meresap. Gulai daun ubi tumbuk biasa disajikan sebagai lauk pendamping nasi hangat, dan menjadi sajian favorit dalam berbagai acara adat maupun makan sehari-hari di rumah.

Bahan

[sunting]
  • 6 batang birah (batang talas)
  • Setengah butir kelapa
  • 6 potong ayam

Bumbu

[sunting]
  • 3 buah bawang merah
  • 2 siung bawang putih
  • 1 sendok makan lombok merah giling
  • 1 iris kunyit
  • 1 iris jahe
  • Setengah sendok makan garam

Cara membuat

[sunting]
  • Kupas kulit birah dan potong-potong pendek atau panjang.
  • Giling halus bumbu.
  • Parut kelapa dan keluarkan santan sebanyak 3 gelas.
  • Didihkan santan bersama bumbu, masukkan daging ayam dan masak hingga keluar minyak.
  • Masukkan batang talas dan masak hingga empuk.

Keterangan

[sunting]
  • Batang talas diambil dari jenis talas putih.
  • Ayam tidak perlu diambil dari bagian yang berdaging banyak; cukup bagian-bagian yang bertulang, seperti sayap, kaki, leher dan pinggang.