Resep:Ketupat
Tampilan

Ketupat (bahasa Betawi: kupat) adalah penganan dari beras yang dibalut dengan anyaman daun kelapa atau bisa dapat menggunakan daun palma. Panganan ini banyak tersedia dari pulau Jawa, Indonesia. Panganan ini perkembangannya menyebar ke negara lain, seperti: Brunei Darussalam, Malaysia, Singapura, dan Thailand Selatan. Filipina sendiri juga memiliki panganan yang serupa bernama bugnoy yang mirip ketupat tetapi dengan cara menganyam yang berbeda.[1] Ketupat sering ditemui saat perayaan Idulfitri dan terus beberapa hari setelah Idulfitri.[2][3][4][5]
Bahan
[sunting]- beras pera: 1 liter
- kulit ketupat (sedang): 10 buah
*beras pulen akan membuat ketupat menjadi lembek.
Cara membuat
[sunting]- Cuci beras sampai bersih.
- Isi beras ke dalam kulit ketupat sampai setengah penuh.
- Masukkan ketupat ke dalam dandang yang diisi dengan air.
- Tunggu sampai mendidih.
- Masak selama 3 jam.
Lauk yang dimakan bersama ketupat
[sunting]- Sambal bubuk kedelai/udang kering.
- Sambal kelapa.
- Opor ayam.
- Sambal poyah.
- Abon.
- Tempe kering.
Referensi
[sunting]- ↑ Almario, Virgilio, et al. 2010. UP Diksiyonaryong Filipino, 2nd ed. Anvil: Pasig.
- ↑ Lebaran Ketupat, Tradisi Keislaman di Tanah Jawa yang Sarat Makna.[1]
- ↑ Ada tradisi masyarakat Jawa yaitu Lebaran Ketupat. Lebaran Ketupat diadakan selama seminggu setelah lebaran.
- ↑ MEMAHAMI TRADISI KUPATAN MASYARAKAT JAWA DAN ISLAM KOSMOPOLITAN[2]
- ↑ Sejarah Tradisi Kupatan Atau Lebaran Ketupat Pada Masyarakat Jawa.[3]