Resep:Kupat tahu Magelang
Tampilan
Kupat tahu Magelang merupakan salah satu makanan khas dari Magelang, Jawa Tengah. Hidangan ini terdiri dari potongan ketupat, tahu goreng, taoge, dan kol yang disiram dengan bumbu kacang khas yang gurih dan sedikit manis. Kupat tahu Magelang berbeda dari kupat tahu daerah lain karena penggunaan kuah kacangnya yang lebih encer, aroma bawang putih yang kuat, serta tambahan kecap manis dan sambal yang bisa disesuaikan dengan selera. Sebagai pelengkap, hidangan ini sering disajikan dengan kerupuk atau rempeyek. Kupat tahu Magelang biasanya dijual sebagai menu sarapan atau makanan ringan yang mengenyangkan[1]
Bahan
[sunting]- 2 buah ketupat (kupat)
- 4 potong tahu putih
- 100 gram taoge
- 50 gram kol
Bumbu Kacang
[sunting]- 150 gram kacang tanah,
- 3 siung bawang putih,
- 3 buah cabai rawit merah (sesuai selera)
- 1 sdm air asam jawa 1 sdm gula merah,
- Garam secukupnya
- Air matang ±200 ml
- Kecap manis secukupnya
Pelengkap
[sunting]- Kerupuk atau rempeyek
- Bawang goreng
Cara membuat
[sunting]Bumbu Kacang:
[sunting]- Haluskan kacang tanah goreng bersama bawang putih, cabai rawit, garam, dan gula merah.
- Tambahkan air asam dan air matang sedikit demi sedikit hingga mendapatkan kekentalan kuah yang diinginkan (cenderung encer seperti kuah).
- Tambahkan kecap manis secukupnya sesuai selera, aduk rata.
Penyajian:
[sunting]- Tata potongan ketupat, tahu goreng, taoge, dan kol dalam piring saji.
- Siram dengan bumbu kacang yang telah diencerkan.
- Tambahkan bawang goreng dan kerupuk sebagai pelengkap.
- Sajikan segera dalam kondisi hangat.
Catatan
[sunting]- Tahu bisa digoreng setengah matang agar tetap lembut di dalam.
- Jika ingin rasa lebih pedas, tambahkan sambal atau cabai sesuai selera.
- Kupat tahu Magelang biasanya memiliki kuah yang lebih encer dibandingkan kupat tahu dari daerah lain.
- Kupat dapat diganti dengan lontong sesuai ketersediaan

Wikipedia memiliki artikel ensiklopedia mengenai:
Referensi
[sunting]- ↑ Kementerian Pertanian. 1967. Mustikarasa: Buku Masakan Indonesia. Jakarta: Kementerian Pertanian.