Resep:Sayur putri gunung
Tampilan
Sayur putri gunung menggunakan bahan utama daun kelor dan jagung muda. Daun kelor (Moringa oleifera) sejak lama digunakan sebagai obat tradisional yang baik untuk mencegah kanker dan menjaga tekanan darah.[1]
Bahan
[sunting]Bahan utama
[sunting]- 2 ikat daun kelor
- 1/2 butir kelapa parut, peras menjadi santan
- 5 tongkol jagung muda
Bumbu
[sunting]- 5 buah bawang merah
- 2 siung bawang putih
- 2 sdt ketumbar
- 1 ruas jari kencur
- 1 potong laos
- 2 lembar daun salam
- 1 1/2 sdt gula merah
- 2 sdm garam
- 1 sdt terasi
Cara membuat
[sunting]- Buang tangkai daun kelor, cuci bersih.
- Kupas jagung, kemudian dipotong-potong sesuai selera.
- Haluskan bawang merah, bawang putih, ketumbar, kencur, beri sedikit garam.
- Memarkan laos.
- Rebus santan sampai mendidih, kemudian masukkan bumbu yang sudah dihaluskan.
- Masukkan jagung, tunggu sampai mendidih.
- Tambahkan daun salam, laos dan gula.
- Setelah jagung matang, masukkan daun kelor, aduk selama kurang lebih satu menit. Sajikan.[2]
Referensi
[sunting]- ↑ https://diskes.badungkab.go.id/artikel/47615-manfaat-daun-kelor-untuk-kesehatan#:~:text=Daun%20kelor%20dapat%20membunuh%20sel,kerusakan%20sel%20akibat%20radikal%20bebas.&text=Daun%20kelor%20juga%20diketahui%20punya,produksi%20ASI%20pada%20ibu%20menyusui.
- ↑ Kementerian Pertanian. 1967. Mustikarasa: Buku Masakan Indonesia. Jakarta: Kementerian Pertanian.